BPS Pastikan Keluhan Pendataan Sensus Ekonomi Segera Ditindaklanjuti

  • 26 Jun 2026 14:55 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda akan menindaklanjuti laporan warga yang mengaku belum didata dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 meski stiker pendataan telah ditempel di rumahnya.

Keluhan tersebut disampaikan Ria Fauzi, warga Jalan Tongkol, Kelurahan Sungai Dama, Samarinda pada RRI. Ia mengaku petugas sempat datang dan memasang stiker sensus, namun hingga kini pendataan belum dilakukan. Saat ditanyakan mengenai jadwal pendataan, petugas hanya menjawab akan dilakukan kemudian.

Menanggapi laporan itu, Fungsional Pranata Komputer Ahli Madya BPS Kota Samarinda, Much. Yusuf, memastikan pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan untuk mengetahui penyebab rumah tersebut belum masuk dalam proses pendataan.

"Terima kasih atas informasinya. Kami akan cek kembali ke petugas lapangan untuk memastikan apakah rumah tersebut memang belum didata atau ada kendala saat proses pendataan. Jika memang belum tercacah, tentu akan segera kami tindak lanjuti," kata Much. Yusuf. Jum’at, 26 Juni 2026.

Menurut Yusuf, BPS berkomitmen memastikan seluruh unit usaha maupun aktivitas ekonomi yang menjadi sasaran Sensus Ekonomi 2026 dapat tercakup sesuai prosedur. Karena itu, setiap laporan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi agar tidak ada objek pendataan yang terlewat.

Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa belum didata, padahal memenuhi kriteria sasaran sensus, agar segera melaporkannya kepada petugas sensus atau langsung ke BPS Kota Samarinda sehingga dapat segera dilakukan verifikasi dan pendataan.

Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan BPS untuk memperoleh data terbaru mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan ekonomi di Indonesia. Data tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, termasuk di Kota Samarinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....