Karantina Kepri Terbitkan Sertifikat Kesehatan Ikan Asal Natuna

  • 26 Jun 2026 03:47 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) melalui Satuan Pelayanan Natuna menerbitkan Sertifikat Kesehatan Ikan dan Produk Ikan (KI-2). Sertifikat ini diberikan untuk pengiriman ikan beku tujuan Jakarta yang berasal dari Natuna.

Total pengiriman mencapai 290,1 ton ikan dan produk perikanan yang dilalulintaskan melalui jalur laut. Komoditas tersebut diangkut menggunakan KM Logistik Nusantara IV dan KM ABG Kepri.

Komoditas yang dikirim terdiri dari 176 ton ikan pelagis, 49,5 ton ikan karang, 6 ton ikan teri beku, 25,6 ton gurita, dan 33 ton cumi beku. Seluruhnya merupakan hasil tangkapan nelayan yang didistribusikan ke luar daerah.

Cumi-cumi Natuna

Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau, Hasim, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara berlapis sebelum sertifikat diterbitkan. Proses tersebut meliputi pemeriksaan administrasi dan verifikasi dokumen melalui sistem PTK Online.

“Pemeriksaan dilakukan secara administrasi dan fisik untuk memastikan ikan tetap segar, layak, dan bermutu,Setelah itu dipastikan tidak ditemukan Hama dan Penyakit Ikan Karantina sebelum sertifikat diterbitkan”, ujar Hasim.

Sementara itu, Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Natuna, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa aktivitas perikanan dari Natuna menunjukkan peningkatan signifikan. Ia menyebutkan bahwa lalu lintas produk perikanan yang keluar dari Natuna sangat luar biasa.

Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Natuna, Iwan Setiawan

“Hanya melalui dua kapal ini sudah terangkut sekitar 290,1 ton ikan dan produk perikanan,dan ini menunjukkan besarnya potensi perikanan di wilayah Natuna”, Kata Iwan Kamis 25 Juni 2026.

Karantina Kepri menegaskan bahwa seluruh komoditas perikanan wajib melalui proses karantina sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan dan mutu produk hingga sampai ke konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....