Menyelami Terapi Jiwa dan Inklusivitas Bersama Yorikids Drawing Fun

  • 23 Jun 2026 11:26 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Seni tidak sekadar tentang estetika visual, melainkan medium penyembuhan dan ruang berekspresi. Itulah yang dibuktikan oleh Rika Puspita Sari, pendiri Yorikids Drawing Fun (YDF), yang telah mendedikasikan lebih dari 15 tahun hidupnya di dunia art therapy (terapi seni).

Berpegang teguh pada semboyan "Karya, Kaya, Canda, Cinta", Rika menjadikan akademinya sebagai ruang aman bagi anak-anak, khususnya Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Lewat goresan warna di atas kanvas, jiwa-jiwa yang lelah diajak untuk bercerita, berbagi pengalaman, dan menyembuhkan diri, sehingga mereka dapat tumbuh mandiri, setara, dan penuh percaya diri.

Seni Murni Tetap Berjaya di Tengah Gempuran AI

Di era disrupsi teknologi saat Kecerdasan Buatan (AI) mampu mencetak gambar dalam hitungan detik, Rika dengan tegas membuktikan bahwa goresan tangan manusia tetap memiliki kasta tertinggi.

Karya seni manual menyimpan ruh, emosi, dan ketulusan yang tidak bisa direplikasi oleh mesin—sebuah nilai yang sangat dihargai di kancah internasional. Hal ini dibuktikan langsung oleh anak-anak didik YDF yang kerap mengharumkan nama bangsa di berbagai kompetisi dan pameran seni rupa dunia. Karya-karya Rika sendiri pun kini telah menjadi incaran para kolektor seni, baik dari dalam maupun luar Pulau Jawa.

Filosofi "Vineyard Diatas Kanvas" di Polbangtan Malang

Dalam agenda terbarunya, YDF menggelar kegiatan melukis On The Spot (OTS) di Duta Peng-Anggur-an, Kampus 2 Polbangtan Bareng, Malang. Mengusung tajuk "Vineyard Diatas Kanvas", kegiatan ini menjadikan buah anggur sebagai objek utama karena kental dengan vibe kebangsawanan dan filosofi mendalam.

Berikut adalah deretan makna filosofis yang diangkat oleh para peserta ke atas kanvas:

  • Proses Kehidupan: Mencerminkan pematangan kehidupan, keterikatan batin, hingga transformasi spiritual.
  • Cinta Kasih & Kemakmuran: Menjadi simbol keberkahan, rezeki yang berlimpah, dan spiritualitas.
  • Tanda Kebesaran Tuhan: Dalam pandangan Islam, anggur adalah nikmat Allah yang melambangkan keberkahan dari amal yang konsisten.
  • Kemewahan Historis: Warna ungu khas anggur merepresentasikan kemewahan, warna raja, dan simbol kaum bangsawan di masa lampau.
  • Kreativitas: Memicu lahirnya imajinasi tanpa batas.

Kegiatan OTS ini tidak sekadar untuk melukis bersama, melainkan menjadi ajang kurasi karya-karya terbaik yang akan dipamerkan di panggung nasional, termasuk pada ajang bergengsi Nasional Youth Art 2026.

Ruang Aman yang Merayakan Perbedaan

Setiap karya yang lahir dari YDF adalah bahasa visual yang menyatukan emosi, kritik sosial, dan imajinasi liar. Bagi anak-anak berkebutuhan khusus, kanvas menjadi alat komunikasi yang sangat jujur dan natural.

Dampak positif dari terapi seni ini diakui langsung oleh para orang tua. Ibu Aida, ibunda dari Maura—salah satu peserta ABK yang tengah bersiap meluncurkan karya "Maura Miracle Hand"—mengungkapkan rasa harunya:

"Saya merasa haru dan bangga luar biasa melihat Maura bisa mengekspresikan dirinya dengan bebas tanpa batasan. Suasana OTS YDF yang hangat dan inklusif membuatnya merasa nyaman dan percaya diri. Kegiatan ini membuktikan bahwa setiap anak, termasuk Maura, punya caranya sendiri untuk bersinar. Terima kasih YDF telah memberi panggung untuk anak-anak istimewa. Dari sini kita belajar bahwa perbedaan itu indah, dan semua anak berhak dirayakan."

Kolaborasi Seni dan UMKM untuk Masa Depan

Ke depannya, Rika berharap Yorikids Drawing Fun dapat terus menjadi fasilitator bagi anak-anak untuk menyuarakan isi hati mereka. Dengan pendekatan yang komunikatif, Rika sering kali memposisikan dirinya layaknya sahabat atau bahkan psikiater, agar anak-anak didiknya merasa didengar.

Tak berhenti di terapi anak, YDF juga memperluas jangkauannya dengan menggandeng para pelaku UMKM di wilayah Malang, Sidoarjo, hingga Surabaya. Lewat seni lukis, Rika membantu mempromosikan kekayaan lokal—seperti makanan tradisional—agar mampu menembus pasar internasional.

Pada akhirnya, melukis bersama YDF adalah sebuah perjalanan batin. Di balik setiap sapuan kuas, terdapat cuplikan kisah hidup, keseimbangan psikologis, dan karakteristik unik sang pelukis yang tidak akan pernah bisa ditiru oleh siapa pun, apalagi oleh teknologi buatan.(dwi)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....