Wawali Samarinda Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Daerah

  • 30 Mei 2026 20:52 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa Kota Samarinda dibangun di atas keberagaman suku, budaya, bahasa, dan tradisi yang hidup berdampingan secara harmonis. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Aruh Ganal Budaya Banjar (AGBB) ke-3 yang diselenggarakan oleh DPC Laung Kuning Kota Samarinda di Rumah Adat Bakuda, Samarinda, Sabtu 30 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan bahwa keberagaman yang dimiliki Samarinda merupakan kekuatan sekaligus identitas yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.

"Kota Samarinda dibangun di atas keberagaman suku, budaya, bahasa, dan tradisi yang selama ini hidup berdampingan secara harmonis. Keberagaman ini adalah kekayaan yang harus kita rawat bersama sebagai modal penting dalam membangun daerah," ujar Saefuddin Zuhri.

Menurutnya, pelaksanaan Aruh Ganal Budaya Banjar menjadi salah satu upaya nyata dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Karena itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan generasi muda tetap mengenal dan mencintai warisan budaya daerahnya.

"Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, kita harus memastikan generasi muda tidak tercerabut dari identitas budayanya. Budaya lokal harus tetap menjadi bagian dari kehidupan mereka agar nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu tidak hilang ditelan zaman," katanya.

Saefuddin menambahkan, kegiatan budaya seperti AGBB tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami akar budaya dan sejarah daerahnya.

"Melalui kegiatan seperti Aruh Ganal Budaya Banjar ini, kita dapat menanamkan rasa bangga terhadap budaya sendiri serta memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Samarinda," ucapnya.

Kegiatan AGBB ke-3 yang digelar DPC Laung Kuning Kota Samarinda tersebut dihadiri tokoh masyarakat, budayawan, pemuka adat, serta berbagai komunitas budaya yang turut menampilkan beragam kesenian dan tradisi khas Banjar. Acara ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah di Kota Samarinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....