Makna Idulfitri di Manokwari, Tradisi Silaturahmi Pererat Kebersamaan

  • 30 Mar 2026 16:35 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Perayaan Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, tidak hanya dimaknai sebagai momen kemenangan setelah menjalani ibadah puasa, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan kerabat.

Sejak pagi hari usai pelaksanaan Salat Id, pada Sabtu, 21 Maret 2026, masyarakat terlihat saling berkunjung dari satu rumah ke rumah lainnya. Tradisi ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Idulfitri di Manokwari, di mana suasana kekeluargaan dan kebersamaan begitu terasa.

Salah satu warga Manokwari, Serli Turinni, mengatakan bahwa silaturahmi saat Idul Fitri memiliki makna yang mendalam, terutama dalam memperbaiki hubungan antar sesama.

“Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan keluarga. Dengan berkunjung, kita bisa kembali menyambung tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Nur Aini, yang menilai bahwa tradisi saling mengunjungi mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat Manokwari yang beragam.

“Di Manokwari, kita hidup dalam keberagaman, tetapi saat Idulfitri semua saling terbuka untuk bersilaturahmi. Ini yang membuat suasana Lebaran terasa hangat dan penuh kebersamaan,” katanya.

Tradisi silaturahmi ini tidak hanya dilakukan antar keluarga dekat, tetapi juga melibatkan tetangga hingga rekan kerja. Berbagai hidangan khas Lebaran pun disajikan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang datang.

Melalui momen Idulfitri, masyarakat Manokwari terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan yang menjadi kekuatan dalam kehidupan sosial sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....