MPLS SMPN 14 Balikpapan, Pendistribusian MBG Disambut Antusias Siswa
- 18 Jul 2026 15:14 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Suasana beberapa Hari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 14 Balikpapan pada Jumat, 17 Juli 2026 berlangsung meriah. Keceriaan siswa baru semakin lengkap dengan dimulainya kembali pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.155 siswa serta jajaran tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah tersebut resmi menerima paket makanan sehat ini.
Penanggung Jawab MBG SMPN 14 Balikpapan, Muhammad Abduh, mengungkapkan seluruh warga sekolah, khususnya siswa kelas 7 yang baru pertama kali merasakan program ini di tingkat SMP, menyambutnya dengan sangat antusias. "Alhamdulillah, hari ini adalah hari pertama kami menerima kembali distribusi MBG. Respon anak-anak luar biasa senang, mereka bilang makanannya enak," ujar Abdul saat ditemui pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Menilik rekam jejak digital program yang sudah berjalan sejak 25 Agustus 2025 lalu, Abdul menjelaskan secara umum proses distribusi berjalan sangat lancar. Kendala yang dihadapi sejauh ini hanya berupa keterlambatan minor berkisar 15 hingga 30 menit.
Pihak sekolah juga memastikan kualitas makanan sangat terjaga dan tidak pernah ditemukan menu yang basi. Masalah kecil yang sempat terjadi hanya berupa uap air (makanan berkeringat) pada wadah akibat jeda waktu tunggu distribusi yang agak lama di sekolah. Dari segi kelengkapan isi, sekolah menjamin tidak ada keluhan terkait menu yang kurang, seperti kekurangan porsi susu atau buah. Semua dibagikan secara adil dan merata sesuai standar pemenuhan gizi.
Untuk menjaga kualitas layanan, program MBG di SMPN 14 Balikpapan tercatat telah mengalami tiga kali pergantian pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Langkah pengalihan ini sengaja diambil karena pengelola pertama dan kedua sempat kewalahan memenuhi kapasitas. Maklum, kapasitas maksimal SPPG sebelumnya hanya 1.000 ompreng, sementara keperluan SMPN 14 Balikpapan melebihi jumlah tersebut.
Meski terjadi pergantian vendor, mutu gizi tetap menjadi prioritas utama. "Kami mengenal baik pengelola SPPG yang sekarang. Beliau adalah seorang ahli gizi. Kami sudah berwawancara dan mereka selalu memprioritaskan nilai-nilai pemenuhan gizi seimbang pada setiap menu yang disajikan," ucap Abdul.
Sebagai bentuk transparansi dan evaluasi berkala, pihak SPPG juga rutin membagikan kuesioner kepada pihak sekolah di setiap akhir semester guna menjaring umpan balik demi perbaikan pelayanan ke depan.
Dari sisi penerima manfaat, salah satu siswa, Afan Kafi Al Azam, mengaku sangat senang bisa menikmati MBG di tengah kegiatan MPLS. "Rasa bumbu telurnya enak, sayurannya segar, dan nasinya juga pulen. Hanya saja, kebetulan saya pribadi kurang suka makan tempe," ujarnya jujur sambil tersenyum.
Mewakili pihak sekolah dan orang tua murid, Muhammad Abdul berharap program reguler ini dapat terus berlanjut secara konsisten. Selain menjamin asupan nutrisi remaja di sekolah, program ini dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, khususnya bagi para orang tua yang kurang mampu.
"Program ini sangat membantu. Saking senangnya, anak-anak sering bertanya-tanya dan tidak sabar menunggu giliran pembagian jika kami sedikit terlambat membagikannya," kata Abdul menutup perbincangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....