BULOG Perkuat Penyerapan Hasil Panen, Jaga Ketahanan Pangan Nasional
- 17 Jul 2026 22:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Perum BULOG beripayq memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memastikan hasil panen petani terserap secara optimal. Hal ini ditegaskan saat Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menghadiri Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/7/2026).
Kehadiran BULOG dalam kegiatan yang berlangsung serentak di 43 titik di Indonesia itu menjadi bagian dari sinergi pemerintah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat swasembada pangan nasional.
“Sebagai BUMN yang mendapat mandat mengelola Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), BULOG berperan memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sehingga mampu menjaga stabilitas pasokan sekaligus harga pangan di tingkat nasional,” kata Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani.
Kehadiran BULOG dalam kegiatan yang berlangsung serentak di 43 titik di Indonesia itu menjadi bagian dari sinergi pemerintah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat swasembada pangan nasional.
“Sebagai BUMN yang mendapat mandat mengelola Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), BULOG berperan memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sehingga mampu menjaga stabilitas pasokan sekaligus harga pangan di tingkat nasional,” kata Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani.
Ia menyebut, keberhasilan program swasembada pangan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.
“Panen Raya Serentak ini menjadi bukti bahwa sinergi adalah kunci dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. BULOG siap menjalankan mandat pemerintah dengan memastikan hasil panen petani terserap secara optimal, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah," ujarnya.
Menurut Ahmad Rizal, kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, TNI, BUMN, pemerintah daerah, dan petani akan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pangan nasional yang tangguh sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Hingga pertengahan Juli 2026, BULOG telah merealisasikan penyerapan gabah dan beras dalam negeri setara 3,39 juta ton beras atau sekitar 84 persen dari target pengadaan tahun ini sebesar 4 juta ton. Penyerapan masih terus berlangsung seiring musim panen di berbagai daerah.
Di sisi lain, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola BULOG kini mencapai sekitar 5,2 juta ton menjadi salah satu cadangan terbesar yang dimiliki pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan mengantisipasi gejolak harga beras.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua Komisi IV DPR RI, pimpinan lembaga negara, kepala daerah, pimpinan BUMN, serta para pemangku kepentingan sektor pangan. Selain memimpin panen raya, Presiden juga meninjau berbagai program hilirisasi pertanian yang dikembangkan TNI.
Program ketahanan pangan TNI sendiri melibatkan tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat pada komoditas padi, TNI Angkatan Laut untuk pengembangan kedelai, serta TNI Angkatan Udara yang mengembangkan komoditas tebu.
“Panen Raya Serentak ini menjadi bukti bahwa sinergi adalah kunci dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. BULOG siap menjalankan mandat pemerintah dengan memastikan hasil panen petani terserap secara optimal, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah," ujarnya.
Menurut Ahmad Rizal, kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, TNI, BUMN, pemerintah daerah, dan petani akan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pangan nasional yang tangguh sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Hingga pertengahan Juli 2026, BULOG telah merealisasikan penyerapan gabah dan beras dalam negeri setara 3,39 juta ton beras atau sekitar 84 persen dari target pengadaan tahun ini sebesar 4 juta ton. Penyerapan masih terus berlangsung seiring musim panen di berbagai daerah.
Di sisi lain, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola BULOG kini mencapai sekitar 5,2 juta ton menjadi salah satu cadangan terbesar yang dimiliki pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan mengantisipasi gejolak harga beras.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua Komisi IV DPR RI, pimpinan lembaga negara, kepala daerah, pimpinan BUMN, serta para pemangku kepentingan sektor pangan. Selain memimpin panen raya, Presiden juga meninjau berbagai program hilirisasi pertanian yang dikembangkan TNI.
Program ketahanan pangan TNI sendiri melibatkan tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat pada komoditas padi, TNI Angkatan Laut untuk pengembangan kedelai, serta TNI Angkatan Udara yang mengembangkan komoditas tebu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....