Panglima TNI: Tiga Matra Bergerak Serentak Dukung Swasembada Pangan
- 17 Jul 2026 21:15 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan seluruh matra TNI terlibat aktif dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui pendampingan komoditas strategis.
Pembagian peran tersebut dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengejar target produksi nasional pada sejumlah komoditas utama.
Pernyataan itu disampaikan Agus Subiyanto di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto saat kegiatan Panen Raya Tebu TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026).
Menurut Agus, keterlibatan TNI merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam memperkuat sektor pangan nasional. Dalam skema pendampingan tersebut, TNI Angkatan Darat berfokus pada komoditas padi, TNI Angkatan Laut mendampingi pengembangan kedelai, dan TNI Angkatan Udara mengawal peningkatan produksi tebu.
"Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu. TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi," kata Agus.
Ia menjelaskan, pendampingan terbesar dilakukan oleh TNI Angkatan Udara pada sektor tebu. Luas lahan yang didampingi mencapai 236.048 hektare dengan potensi produksi sekitar 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula.
Jumlah tersebut, kata Agus, diproyeksikan menyumbang sekitar 45,05 persen dari target produksi gula nasional pada 2026.
"Pada musim panen tahun 2026 ini, TNI Angkatan Udara bersama Bulog, swasta, dan asosiasi petani mendampingi lahan seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi sekitar 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula," ujarnya.
Selain sektor tebu, TNI Angkatan Laut juga mendampingi pengembangan kedelai di lahan seluas 2.432 hektare dengan total produksi mencapai 3.676 ton. Untuk meningkatkan produksi nasional, TNI turut membuka lahan baru seluas 3.110 hektare yang tersebar di enam wilayah.
Agus menilai kolaborasi antara TNI, pemerintah, BUMN, swasta, dan petani menjadi faktor penting dalam mempercepat pencapaian target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
"Upaya ini akan memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor," tegas Agus.
Program pendampingan komoditas strategis tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi dalam negeri, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....