Prabowo Targetkan Peremajaan Tebu Dipercepat Dua Tahun
- 17 Jul 2026 21:33 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Presiden Prabowo Subianto menargetkan percepatan peremajaan tanaman tebu nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada gula. Target tersebut disampaikan saat menghadiri Panen Raya TNI dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026).
Prabowo mengungkapkan, Menteri Pertanian melaporkan bahwa selama sekitar 12 tahun tidak dilakukan peremajaan tanaman tebu. Karena itu, pemerintah kini memulai program revitalisasi secara besar-besaran agar produktivitas tebu nasional kembali meningkat.
"Tadi Menteri Pertanian menyampaikan kepada saya bahwa sudah 12 tahun tidak ada peremajaan tebu. Sekarang kita akan melakukan peremajaan semua tebu yang kita miliki," kata Prabowo.
Menurut Presiden, pemerintah telah menyiapkan program peremajaan seluas 100 ribu hektare per tahun. Awalnya program tersebut ditargetkan selesai dalam empat tahun, namun Menteri Pertanian menyatakan optimistis target itu bisa dipercepat menjadi dua tahun.
"Setelah saya tanya lagi, Menteri Pertanian mengatakan, 'Pak, kita bisa dalam dua tahun.' Saya bilang bagus, tapi jangan masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh Anda," ujarnya disambut tawa peserta.
Prabowo menilai percepatan peremajaan tebu menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, pemerintah terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian agar Indonesia semakin mandiri memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
Selain mempercepat revitalisasi tebu, pemerintah juga terus mengembangkan berbagai program menuju swasembada energi dan swasembada air sebagai bagian dari agenda besar mewujudkan kemandirian nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....