SAE Rutan SoE Panen 30 Kilogram Buncis, Dukung Ketahanan Pangan
- 14 Jul 2026 18:13 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang- Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE dalam menghadirkan pembinaan yang produktif kembali membuahkan hasil. Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rutan SoE berhasil memanen 30 kilogram buncis pada Senin, 13 Juli 2026, sebagai bentuk nyata pembinaan kemandirian Warga Binaan sekaligus kontribusi terhadap program ketahanan pangan.
Panen dilakukan oleh petugas bersama tiga orang Warga Binaan yang selama kurang lebih dua bulan terlibat aktif dalam seluruh tahapan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Hasil panen dimanfaatkan sebagai tambahan bahan pangan di dapur Rutan SoE, dipasarkan kepada petugas, serta dipasok ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, menegaskan bahwa keberhasilan panen bukan sekadar menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga mencerminkan keberhasilan proses pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan keterampilan hidup. "Panen ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dijalankan secara konsisten. Selama kurang lebih dua bulan, Warga Binaan belajar mengolah lahan, merawat tanaman hingga akhirnya menikmati hasil panen. Melalui kegiatan ini mereka memperoleh keterampilan, menumbuhkan etos kerja, disiplin, serta rasa tanggung jawab sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Nurzaman.
Menurutnya, lahan SAE akan terus dioptimalkan sebagai sarana pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan selaras dengan program ketahanan pangan nasional. Senada dengan itu, petugas pengelola SAE Rutan SoE, Juan Sau, menjelaskan bahwa keberhasilan panen merupakan hasil kerja sama yang solid antara petugas dan Warga Binaan selama proses budidaya berlangsung.
"Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, penyiraman, pemupukan hingga panen dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan petugas. Selain menghasilkan panen, kegiatan ini juga memberikan pengalaman dan keterampilan bertani yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat," kata Juan.
Bagi para Warga Binaan, kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang bermakna. Salah seorang peserta pembinaan berinisial YS mengaku memperoleh banyak ilmu dan keterampilan selama mengikuti program pertanian di lahan SAE.
"Saya bersyukur diberi kesempatan mengikuti kegiatan pertanian di Rutan SoE. Selama dua bulan kami belajar bagaimana menanam, merawat, hingga memanen buncis. Pengalaman ini sangat berharga dan menjadi bekal bagi saya untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ungkapnya.
Program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) terus menjadi salah satu inovasi pembinaan unggulan Rutan SoE. Selain membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat, program ini juga mendukung ketahanan pangan, memperkuat implementasi sistem pemasyarakatan yang humanis, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan panen 30 kilogram buncis ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Rutan SoE tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga menghasilkan karya produktif yang bernilai ekonomi dan sosial, sekaligus mempertegas komitmen Rutan SoE dalam mencetak Warga Binaan yang siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (rls/DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....