Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT

  • 23 Mei 2026 15:23 WIB
  •  Kupang
RRI.CO.ID.Kupang-DPD RI Perwakilan NTT, Ir. Abraham Liyanto, menilai keberhasilan panen jagung di atas lahan batu karang menjadi simbol kebangkitan NTT dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Di lahan yang sulit saja sudah bisa menghasilkan, apalagi di lahan yang subur. Ini harus kita dukung bersama dan perlu diviralkan agar menjadi motivasi bagi daerah lain,” ujarnya pada Panen Raya Jagung, Jumat 22 Mei 2026, di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kupang.

Sementara apresiasi juga datang dari Bupati Kupang, Josef Lede, yang menyebut keberhasilan Kanwil Ditjenpas dan Lapas Kupang sebagai bukti bahwa sesuatu yang dianggap mustahil dapat diwujudkan melalui kerja sama dan kemauan kuat.

“Ternyata warga binaan juga mendapatkan pendidikan yang luar biasa. Setelah keluar dari Lapas, mereka bisa menjadi petani yang sukses di tengah masyarakat,” katanya.

Direktur PT. Silvano Maynard Jaya, Silverter Sudin, menambahkan bahwa program pertanian jagung tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomi, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja di NTT.

“Kami ingin membangun swasembada pangan di NTT. Tahun depan PT SMJ akan menanam 5.000 hektar jagung dan ini akan membuka lapangan pekerjaan yang sangat besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kupang membuktikan bahwa pembinaan warga binaan dapat diwujudkan secara nyata melalui program produktif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dari lahan batu karang yang dahulu tandus, kini tumbuh harapan baru berupa hamparan jagung yang menjadi simbol pembinaan, kolaborasi, dan semangat membangun ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur.(VFZ)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....