Stok Beras Bulog Banyuwangi Tembus 129 Ribu Ton
- 08 Jul 2026 17:03 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Cadangan beras di gudang Perum Bulog Cabang Banyuwangi mencapai 129 ribu ton hingga awal Juli 2026. Jumlah tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan masyarakat Banyuwangi, tetapi juga menjadi penopang distribusi beras ke sejumlah daerah di Indonesia, seperti Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bali.
Kepala Perum Bulog Cabang Banyuwangi Dwiana Puspitasari mengatakan, stok beras yang tersedia saat ini berada dalam kondisi aman. Cadangan tersebut dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi sekaligus mendukung program distribusi beras pemerintah ke berbagai wilayah.
"Stok sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Banyuwangi juga menyuplai kebutuhan beras ke Papua, NTT, dan Bali sebagai bagian dari pemerataan stok nasional," ujar Dwiana., Rabu 8 Juli 2026
Melimpahnya cadangan beras tersebut didukung tingginya produksi padi Banyuwangi selama semester pertama 2026. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mencatat produksi mencapai 377.952 ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen 57.015 hektare atau setara 255.257 ton beras dengan produktivitas rata-rata 6,63 ton per hektare. Capaian itu membuat Banyuwangi kembali mencatat surplus beras.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi Suratno mengatakan, tingginya produksi padi menjadi faktor utama terjaganya ketahanan pangan di Banyuwangi. Dengan produktivitas rata-rata 6,63 ton per hektare, Banyuwangi mampu mempertahankan surplus beras dari tahun ke tahun.
"Produksi tersebut setara 255.257 ton beras dengan produktivitas rata-rata 6,63 ton per hektare. Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus beras setiap tahunnya," kata Suratno.
Ketersediaan beras di tingkat masyarakat juga terjaga melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Setiap pekan, Bulog memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan ke seluruh pasar yang ada di Banyuwangi dengan harga yang lebih terjangkau dibanding beras komersial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....