Kesadaran Kolektif Dinilai Menjadi Solusi Persoalan Lingkungan
- 29 Jun 2026 22:40 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Persoalan kebersihan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan pemerintah, perubahan harus dimulai dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. Hal tersebut dijelaskan Aktivis lingkungan sekaligus Pendiri Karmapala, Hariri, kepada RRI Cirebon dalam beranda Astacita "GREEN RADIO" Sabtu, 27 Juni 2026.
Ia mengatakan isu kebersihan masih menjadi persoalan yang terus muncul di berbagai daerah, termasuk di Cirebon. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, swasta hingga masyarakat harus memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga lingkungan.
"Isu kebersihan menjadi pembicaraan di semua kalangan. Hall itu perlu tindakan dari semua stakeholder, baik pemerintah, swasta, dan terutama masyarakat," ujarnya.
Ia mencontohkan negara-negara maju telah berhasil membangun budaya bersih karena pendidikan lingkungan ditanamkan sejak usia dini. Menurutnya, masyarakat di negara maju memahami bahwa menjaga kebersihan merupakan kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban.
Ia menilai kondisi tersebut masih berbeda dengan Indonesia yang kesadaran masyarakatnya belum terbentuk secara kuat. Ia bahkan menyebut berbagai upaya pemerintah masih cenderung bersifat seremonial dan belum berkelanjutan.
"Pemerintah sendiri sering mengadakan acara yang bersifat seremonial saja. Hari itu bersih sungai atau bersih lingkungan, setelah itu selesai, tidak ada keberlanjutannya," katanya.
Ia menambahkan, pendidikan mengenai kebersihan seharusnya dimulai sejak taman kanak-kanak melalui pengalaman langsung. Dengan begitu, anak-anak dapat memahami dampak nyata dari perilaku membuang sampah sembarangan sehingga kesadaran tersebut tertanam hingga dewasa.
Ia menilai seluruh unsur masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, perlu ikut mengampanyekan pentingnya menjaga lingkungan. Menurutnya, penyadaran akan jauh lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dibanding hanya mengandalkan pemerintah.
"Sangat perlu, karena kesadaran sejak dini itu sangat penting. Tokoh agama ataupun tokoh lainnya juga harus ikut menyampaikan pentingnya kebersihan," katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya keteladanan dari orang tua di rumah. Menurutnya, pendidikan di sekolah akan sulit berhasil apabila anak-anak melihat orang dewasa masih membuang sampah sembarangan.
Ia berharap kesadaran menjaga lingkungan dimulai dari tindakan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....