Strategi Perkuat Koperasi Cirebon: Rangkul Anak Muda dan UMKM

  • 14 Jul 2026 21:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Upaya mengakselerasi kebangkitan koperasi melalui Program Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Cirebon dan sekitarnya perlu melibatkan generasi muda. Langkah strategis tersebut dilakukan sekaligus untuk mengoptimalkan potensi UMKM lokal agar koperasi menjadi lebih inovatif dan mampu bersaing di sektor riil.

Guru Besar Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof.Dr. Abdul Aziz memberikan pandangannya terkait program tersebut. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia dan kolaborasi dengan pelaku usaha desa menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya tarik koperasi.

Abdul Aziz menyebut desa memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar, terutama di wilayah yang berada di sekitar kawasan perkotaan, sehingga perlu diberi ruang untuk berkontribusi dalam pengelolaan koperasi. Ia menilai gagasan dan inovasi dari masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menjadi modal untuk menghadirkan model usaha koperasi yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

"Potensi-potensi desa itu juga harus dioptimalkan. Potensi sumber daya manusianya banyak, itu coba direkrut atau paling tidak curah pendapat bagaimana agar koperasi itu bisa berjalan dengan lancar," ujar Abdul Aziz kepada RRI, Senin, 13 Juli 2026.

Baca juga: KUD dan Koperasi Merah Putih Didorong Bersinergi Saling Melengkapi

Ia menjelaskan koperasi pada hakikatnya dibangun atas semangat kebersamaan dan saling membantu sehingga setiap pengurus maupun anggota harus memahami tujuan pendirian koperasi sebelum menjalankan berbagai program usaha. Menurutnya, kekompakan antarpengurus akan memperkuat kemampuan koperasi dalam memberdayakan seluruh anggota secara berkelanjutan.

"Koperasi itu sifatnya ta'awun. Mereka juga harus memahami betul apa sebetulnya tujuan didirikannya koperasi dan untuk apa koperasi itu didirikan," katanya.

Selain memperkuat organisasi internal, Abdul Aziz menilai koperasi juga harus membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan pelaku UMKM di wilayahnya agar tidak menimbulkan persaingan yang justru melemahkan ekonomi desa. Ia mengatakan kebutuhan bahan baku maupun pengadaan barang sebaiknya dipenuhi dari pelaku usaha setempat sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, konsep pengembangan koperasi yang memanfaatkan potensi lokal akan memperkuat perekonomian desa sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan koperasi. Pendekatan tersebut juga dinilai sejalan dengan semangat pemberdayaan yang menjadi tujuan utama pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Abdul Aziz berharap momentum Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi kesempatan untuk mengubah citra koperasi menjadi organisasi ekonomi yang modern, terbuka terhadap inovasi, dan mampu menarik minat generasi muda sebagai pengurus maupun anggota. Ia meyakini keterlibatan SDM berkualitas dan sinergi dengan UMKM lokal akan membuat koperasi semakin berdaya serta mampu mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....