Edukasi Jadi Strategi ACIL Ciptakan Generasi Peduli Lingkungan

  • 29 Jun 2026 09:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Komunitas Anak Cinta Lingkungan (ACIL) Kabupaten Ende memilih mengedepankan edukasi sebagai strategi utama membangun kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda. Langkah tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan hanya menggelar aksi bersih-bersih yang dampaknya sering tidak bertahan lama.

Sekretaris ACIL, Cahyadi, mengatakan perubahan perilaku masyarakat harus dimulai dari pola pikir sejak usia dini. Karena itu, ACIL aktif menyasar satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi melalui edukasi pengelolaan sampah.

"Kebiasaan membuang sampah sembarangan terbentuk dari lingkungan yang paling kecil, yaitu keluarga, dan akan terus terbawa hingga dewasa. Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua. Karena itu, pendidikan lingkungan harus dimulai dari rumah," ujarnya dalam Program Obrolan SPADA Pro 2 RRI Ende, Jumat siang, 19 Juni 2026.

Selain memberikan pemahaman mengenai pemilahan sampah dan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R), ACIL juga memperkenalkan pembuatan ecobrick sebagai salah satu solusi mengurangi limbah plastik. Melalui metode tersebut, sampah plastik yang sulit didaur ulang dipadatkan ke dalam botol bekas untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan furnitur sederhana.

Cahyadi juga menyoroti pentingnya gerakan reboisasi yang menurutnya masih perlu terus ditingkatkan. Penanaman pohon secara berkelanjutan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga sumber mata air serta mempertahankan keseimbangan ekosistem.

Ia berharap semakin banyak generasi muda di Kabupaten Ende yang terlibat dalam gerakan pelestarian lingkungan secara konsisten. Menurutnya, dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah menjadi faktor penting dalam membangun budaya peduli lingkungan.

"Semoga melalui gerakan Speak Up for Earth, generasi muda tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi orang lain. Saya percaya edukasi yang dilakukan sejak dini akan melahirkan generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap masa depan bumi," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....