PBSI Natuna Kirim Dua Atlet Badminton untuk POPDA Kepri 2026

  • 27 Jun 2026 08:19 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PBSI Kabupaten Natuna terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Karimun. Pada ajang tersebut, PBSI Natuna akan mengirimkan dua atlet putra yang dipersiapkan melalui pemusatan latihan atau training center sebagai wakil Natuna.

Ketua PBSI Kabupaten Natuna, Charles Manuel saat di temui RRI Jumat 26 Juni 2026 mengatakan keterbatasan anggaran membuat jumlah atlet yang diberangkatkan melalui dukungan pemerintah daerah masih terbatas. Meski demikian, PBSI Natuna tetap mendapat dukungan penuh dari pengurus cabang dan para pecinta bulu tangkis untuk membina atlet-atlet muda agar mampu bersaing di tingkat provinsi.

Ketua PBSI Natuna Charles Manuel

Charles menjelaskan, saat ini pembinaan bulu tangkis di Natuna mulai kembali berjalan setelah sempat vakum sekitar delapan tahun. Menurutnya, kepengurusan PBSI Natuna juga masih tergolong baru sehingga proses pembinaan atlet dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

"Kami memang baru mulai membangkitkan kembali pembinaan bulu tangkis di Natuna setelah sempat vakum cukup lama. Untuk POPDA tahun ini kami mengirim dua atlet putra dengan segala keterbatasan yang ada. " Ujar Charles.

Ia mengatakan saat ini fokus tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun mental dan pengalaman bertanding bagi atlet. Ia juga berpesan kepada mereka agar jangan grogi saat bertanding, anggap pertandingan seperti latihan dan saat latihan anggap sedang bertanding.

"Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Natuna agar atlet-atlet kita dapat memberikan perlawanan terbaik dan menjadi awal kebangkitan bulu tangkis Natuna."Ujar Charles

Selain menjalani latihan rutin, para atlet juga didorong untuk mengikuti berbagai turnamen yang digelar hampir setiap bulan sebagai sarana menambah pengalaman bertanding. Turnamen-turnamen tersebut biasanya dilaksanakan di GOR Gemilang Ranai dan menjadi ajang mengasah kemampuan teknik maupun mental para atlet.

Dalam training center, fokus latihan tidak hanya pada peningkatan kemampuan teknik bermain, tetapi juga pembentukan mental bertanding agar atlet mampu tampil percaya diri di setiap pertandingan. Charles menilai mental menjadi faktor penting dalam olahraga bulu tangkis. Ia mengingatkan para atlet agar tidak grogi saat bertanding dan menganggap pertandingan sebagai bagian dari latihan.

Ia juga mengakui masih terdapat perbedaan intensitas latihan dibandingkan daerah lain yang memiliki fasilitas dan pembinaan lebih maju. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat atlet Natuna untuk memberikan penampilan terbaik. Sebagai mantan atlet yang pernah mengantarkan cabang olahraga tenis meja hingga Pekan Olahraga Nasional atau PON, Charles berupaya membagikan pengalaman dan motivasi kepada atlet-atlet muda binaannya.

PBSI Natuna berharap keikutsertaan pada POPDA tahun ini menjadi langkah awal kebangkitan bulu tangkis di Kabupaten Natuna sekaligus menjadi bekal berharga bagi atlet untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, PBSI Natuna optimistis para atlet mampu memberikan penampilan terbaik, membawa nama baik daerah, serta menjadi motivasi bagi lahirnya bibit-bibit atlet bulu tangkis berprestasi di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....