Amal tanpa Ilmu Berisiko Sia-sia dalam Islam
- 20 Jun 2026 11:41 WIB
- Ende
Poin Utama
- Kholidah, S.Sy menyampaikan tema "Amal Tanpa Ilmu Akan Sia-Sia" dalam Mimbar Agama Islam RRI Ende.
- Ilmu merupakan landasan utama yang harus dimiliki sebelum seseorang beramal.
- Amal yang tidak sesuai tuntunan syariat berpotensi tertolak meskipun dilakukan dengan niat baik.
- Menuntut ilmu merupakan kewajiban setiap Muslim dan tidak terbatas pada ilmu agama saja.
- Ilmu harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar memberikan manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.
RRI.CO.ID, Ende - Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Ende, Kholidah, S.Sy, mengingatkan pentingnya ilmu sebagai landasan dalam setiap amal yang dilakukan seorang Muslim. Pesan tersebut disampaikan dalam Mimbar Agama Islam RRI Ende, Jumat, 19 Juni 2026, dengan tema "Amal Tanpa Ilmu Akan Sia-Sia".
Menurut Kholidah, ilmu dan amal merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang Muslim. Ilmu berfungsi sebagai petunjuk yang mengarahkan seseorang pada kebenaran, sementara amal menjadi bukti nyata dari pemahaman yang dimiliki.
Ia menjelaskan, semangat beribadah yang tidak dibarengi pemahaman yang benar berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pelaksanaan ajaran agama. Karena itu, Islam menempatkan ilmu sebagai dasar sebelum seseorang melakukan suatu amalan.
Dalam pemaparannya, Kholidah mengutip Surah Muhammad ayat 19 yang menegaskan pentingnya mengetahui dan memahami ajaran Allah sebelum beramal. Ia juga mengingatkan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa amalan yang tidak sesuai tuntunan syariat dapat tertolak.
Selain menekankan kewajiban menuntut ilmu, Kholidah mengajak masyarakat untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ilmu yang tidak diamalkan tidak akan memberikan manfaat yang optimal bagi pemiliknya maupun lingkungan sekitar.
Ia mencontohkan pentingnya ilmu dalam mendidik anak, bersedekah, hingga menggunakan media sosial secara bijak. Melalui kebiasaan membaca Al-Qur'an, mengikuti majelis ilmu, bertanya kepada ahlinya, serta mengamalkan ilmu secara istiqamah, masyarakat diharapkan mampu mewujudkan amal yang benar, bermanfaat, dan bernilai di sisi Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....