Menjaga Persatuan Indonesia Melalui Nilai Keberagaman Bangsa
- 18 Jun 2026 21:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa yang dimiliki Indonesia merupakan kekayaan nasional yang harus dirawat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.
Dosen Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Flores, Dr. Dentiana Rero, M.Pd., mengatakan bahwa sejarah perjalanan bangsa Indonesia menunjukkan persatuan dibangun melalui proses panjang dan penuh perjuangan. Menurutnya, pengalaman bersama menghadapi penjajahan telah menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan di kalangan masyarakat Nusantara.
Ia menjelaskan, semangat persatuan semakin menguat melalui lahirnya berbagai organisasi pergerakan nasional hingga tercetusnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. "Semangat persatuan tersebut menjadi kekuatan utama dalam perjuangan melawan penjajahan hingga tercapainya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia," ujarnya dalam program Kita Indonesia yang disiarkan RRI, Kamis, 18 Juni 2026.
Lebih lanjut, Dentiana menuturkan bahwa nilai-nilai sejarah seperti persatuan, nasionalisme, toleransi, gotong royong, musyawarah, dan pengamalan Pancasila perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang majemuk.
Menurutnya, keberagaman bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekuatan yang memperkaya kehidupan bangsa. "Keberagaman akan menjadi modal penting untuk menjaga persatuan dan membangun Indonesia yang maju dan harmonis," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan di era digital. Generasi muda diharapkan mampu menggunakan media sosial secara bijak, menyaring informasi sebelum membagikannya, serta aktif menyebarkan konten yang edukatif dan inspiratif.
Selain itu, berbagai tantangan seperti intoleransi, penyebaran hoaks, fanatisme kelompok, hingga polarisasi akibat perbedaan pandangan politik perlu dihadapi dengan sikap dewasa dan saling menghormati. "Dengan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab dan menjunjung tinggi toleransi, generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan Indonesia," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....