MTSN 2 Malang Edukasi Pengelolaan Limbah Kurban agar Tidak Cemari Lingkungan
- 31 Mei 2026 06:41 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang : MTSN 2 Malang mengedukasi siswa dan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah kurban agar perayaan Idul Adha tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Guru Bahasa Arab danKoordinator Tim Adiwiyata MTSN 2 Malang, Lilik Maslichah S.AG, M.PD.I mengatakan limbah penyembelihan hewan kurban seperti darah, sisa daging, hingga isi perut hewan harus ditangani dengan baik agar tidak mencemari sungai maupun lingkungan sekitar.
“Kalau limbah hewan kurban ini tidak dikelola dengan baik, pasti menimbulkan bau, lalat, dan pencemaran lingkungan,” jelasnya pada RRI, Jum’at (29/5/2026).
Untuk mengantisipasi pencemaran tersebut, pihak sekolah menyiapkan sistem pengelolaan limbah sejak awal pelaksanaan kurban. Salah satunya dengan membuat lubang penampungan khusus untuk darah dan limbah organik hasil penyembelihan.
“Kita buat penampungan sementara dengan kedalaman tertentu supaya limbah tidak meluber dan tidak mengundang lalat,” ujar Lilik.
Menurutnya, pengelolaan limbah secara tepat juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan. Darah hewan kurban yang ditanam di sekitar tanaman berbuah dipercaya dapat membantu menyuburkan tanaman.
“Kalau darah itu ditanam di dekat tanaman berbuah, buahnya bisa lebih bagus dan manis karena nutrisinya banyak,” katanya.
Selain itu, edukasi pengelolaan limbah juga disampaikan kepada siswa melalui dokumentasi video dan kegiatan sekolah berbasis lingkungan. Video tersebut kemudian dibagikan kepada siswa dan wali murid sebagai bentuk kampanye sadar lingkungan.
Lilik mengungkapkan kebiasaan menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak kecil agar dapat menjadi budaya di masyarakat. Ia mencontohkan kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dan menggunakan ulang kantong plastik yang diajarkan orang tuanya sejak kecil.
“Kebiasaan kecil seperti memilah sampah dan memakai ulang plastik itu penting. Dari situ kita belajar supaya tidak menghasilkan banyak sampah,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....