453 Siswa SD Inpres 2 Lewoleba Terima Makanan Bergizi Gratis

  • 21 Mei 2026 16:53 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Sebanyak 453 siswa SD Inpres 2 Lewoleba, Kabupaten Lembata, menerima Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan pada Senin 18 Mei 2026. Kegiatan tersebut turut mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 1624-03/Lewoleba untuk memastikan penyaluran berjalan lancar dan tertib.

Pendampingan dilakukan oleh Babinsa Koramil 1624-03/Lewoleba, Pratu Mario Alexandro Lasa Ndapa, di SD Inpres 2 Lewoleba, Kelurahan Lewoleba Tengah, Kecamatan Nubatukan. Kehadiran TNI dalam kegiatan itu menjadi bagian dari dukungan terhadap pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

Program Makanan Bergizi Gratis tersebut menyalurkan ratusan paket makanan kepada siswa dengan menu yang telah disiapkan sesuai kebutuhan gizi. Paket makanan terdiri dari nasi, ayam goreng bumbu sate, lalapan, tahu goreng, dan buah pisang.

Program itu disiapkan oleh Dapur SPPG Lembata Nubatukan Lewoleba Utara bekerja sama dengan Yayasan Ina Ata Budi Dike sebagai mitra usaha. Sementara penanggung jawab kegiatan SPPI yakni Yohanes Paulus Kabakut Apelabi.

Pratu Mario mengatakan pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan membantu pengawasan sekaligus memastikan seluruh siswa menerima makanan dengan tertib. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung kebutuhan gizi anak usia sekolah.

“Melalui pendampingan ini, kami berharap program makanan bergizi gratis dapat berjalan optimal sehingga mampu membantu kebutuhan gizi anak-anak sekolah,” ujar Pratu Mario.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa juga untuk memastikan distribusi makanan berlangsung aman dan tanpa hambatan. Selain itu, kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan program pemerintah.

Program MBG menjadi salah satu upaya mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa di sekolah. Pemerintah bersama mitra pelaksana berupaya memastikan makanan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan tertib. Tidak ditemukan kendala maupun hambatan dalam proses pendistribusian makanan kepada para siswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....