Rukun Tetangga di Balikpapan: Belajar Botani lewat Barcode di Halaman Rumah
- 09 Mei 2026 11:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID,Balikpapan - Memasuki kawasan RT 18 Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, pengunjung akan disambut oleh deretan pepohonan hijau serta beragam tanaman sayur dan buah yang tertata rapi di setiap halaman rumah warga. Namun, ada yang unik dari penghijauan ini: setiap tanaman dilengkapi dengan kode batang (barcode) sebagai sarana edukasi digital.
Pengurus RT 18 Pondok Karya Agung, Maria Evie Yuliyanti, menjelaskan bahwa pemasangan kode batang tersebut bertujuan untuk mengenalkan dunia botani kepada anak-anak sejak dini. Dengan memindai kode melalui ponsel, informasi mengenai nama tanaman, manfaat, hingga cara perawatannya akan langsung muncul di layar.
"Anak-anak bisa mengenal tanaman secara langsung. Misalnya tanaman nangka; mereka cukup menggunakan ponsel untuk mengetahui detail tanaman tersebut," ujar Maria kepada RRI, Sabtu, 9 Mei 2026.
Selain inovasi teknologi, warga RT 18 juga konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan. Mereka memproduksi pupuk kompos secara mandiri dengan memanfaatkan sampah organik rumah tangga, seperti sisa makanan dan kulit buah. Proses pengomposan dilakukan secara sederhana dalam wadah khusus hingga menjadi nutrisi alami bagi tanaman.
Kesadaran lingkungan ini pun dipupuk sejak dini melalui pengajaran pemilahan sampah sesuai jenisnya kepada anak-anak di lingkungan kompleks.
Dampak positif dari aksi lingkungan ini tidak hanya dirasakan melalui udara yang segar, tetapi juga secara ekonomi. Beberapa warga telah berhasil mengolah hasil kebun sendiri, seperti lidah buaya, menjadi minuman kesehatan yang kini menjadi daya tarik utama di kafe lokal.
Bahkan RT 18 pun mempunyai kebun hidroponik berupa tanaman pakcoy jika panen tiba warga bisa mengambil secara cuma-cuma hal ini mendukung ketahanan pangan dilingkungan setempat.
Gerakan menghijaukan lingkungan di RT 18 Pondok Karya Agung ini menjadi bukti nyata bahwa hidup berdampingan dengan alam tidak hanya memberikan kesegaran visual, tetapi juga menciptakan ekosistem edukatif dan produktif bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....