Pengajuan UNESCO Global Geopark Natuna Ditargetkan 2027
- 07 Mar 2026 21:30 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Natuna berpeluang diajukan sebagai UNESCO Global Geopark pada tahun 2027. Hal tersebut disampaikan dalam rapat percepatan usulan Geopark Natuna yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna.
Sekretaris II Badan Pengelola Geopark Nasional Natuna, Ryannaldo, menjelaskan bahwa Indonesia hanya dapat mengajukan dua wilayah setiap tahunnya. Setiap daerah yang memiliki status Geopark berlomba untuk mendapatkan pengakuan UNESCO Global Geopark.
Karena adanya pembatasan tersebut, Natuna diproyeksikan masuk dalam daftar prioritas pengajuan pada tahun 2027. Oleh sebab itu, berbagai persiapan administrasi dan substansi terus dimatangkan sejak sekarang.
Ryannaldo mengatakan salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah penyusunan dokumen dosier atau proposal pengajuan. Dokumen tersebut memuat berbagai informasi penting mengenai pengelolaan geopark serta keterlibatan masyarakat.
Selain itu, pemahaman masyarakat terhadap konsep geopark juga menjadi bagian dari penilaian. Edukasi kepada pelajar serta keterlibatan pelaku usaha lokal dinilai penting dalam mendukung pengembangan geopark.
Sekretaris II Badan Pengelola Geopark Nasional Natuna, Ryannaldo, kepada RRI pada Jumat, 6 Maret 2026 mengatakan berbagai program sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat memahami konsep geopark.
“Dalam dokumen dosier nanti harus dijelaskan bagaimana geopark ini dipahami oleh masyarakat, terutama pelajar. Misalnya melalui program geopark go to school, serta bagaimana pelaku UMKM bisa memasukkan identitas geopark dalam produk mereka,” katanya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah daerah berharap Natuna dapat memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan . Dengan demikian Natuna siap diajukan sebagai UNESCO Global Geopark pada waktu yang telah ditargetkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....