S2 Kajian Budaya Unmul Siapkan SDM Dukung IKN

  • 04 Feb 2026 16:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Program Studi S2 Kajian Budaya Universitas Mulawarman dirancang untuk merespons dinamika kebudayaan lokal, khususnya dalam konteks pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini disampaikan Dekan FIB Unmul, Prof. M. Bahri Arifin.

Menurutnya, kehadiran IKN akan membawa implikasi besar terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat Kalimantan Timur. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman budaya yang mendalam.

“Di situlah letak relevansi utama kajian budaya ini, yakni menyiapkan tenaga yang handal untuk mendukung IKN,” ujar Prof. Bahri di salah satu hotel di Samarinda, pada Selasa 3 Februari 2026.

Prof. Bahri menjelaskan, kurikulum S2 Kajian Budaya Unmul memiliki kekhasan pada kajian budaya lokal. Karakter budaya keraton, pesisir, dan pedalaman menjadi fokus utama dalam beberapa mata kuliah.

Selain itu, mahasiswa juga dibekali perspektif budaya global agar mampu membawa kebudayaan lokal ke tingkat nasional dan internasional. Pendekatan ini diharapkan memperkuat identitas budaya daerah.

Prof. Bahri juga menyinggung rencana pembangunan Pusat Kebudayaan Nusantara di kawasan IKN. Kawasan seluas 33 hektare tersebut akan membutuhkan banyak praktisi dan akademisi budaya.

“Kawasan budaya itu akan memerlukan dukungan sumber daya manusia yang besar,” katanya.

Melalui S2 Kajian Budaya, Unmul berupaya mengambil peran strategis dalam menyiapkan tenaga profesional di bidang kebudayaan. Program ini sekaligus membuka peluang masyarakat lokal untuk terlibat aktif dalam pembangunan sektor budaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....