Bulog Bajawa Siap Jalankan Penugasan Pangan 2026

  • 23 Jan 2026 10:41 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada - Perum Bulog Cabang Bajawa menyatakan kesiapan menjalankan penugasan pemerintah yang meningkat pada tahun 2026, khususnya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan penguatan cadangan beras pemerintah. Hal ini disampaikan Kepala Perum Bulog Cabang Bajawa, Daenny Nicxan Obije, dalam wawancara bersama RRI, Jumat, 23 Januari 2026.

Daenny menjelaskan, penugasan tersebut meliputi penyerapan beras dan gabah petani yang secara nasional ditargetkan mencapai 4 juta ton, serta penyerapan jagung hingga 1 juta ton. Untuk wilayah kerja Bulog Bajawa, target penyerapan beras mencapai 7.800 ton dan jagung sekitar 3.700 ton.

Selain penyerapan, Bulog juga mendapat penugasan penyaluran pangan strategis seperti beras stabilisasi harga, minyak goreng, bantuan pangan, serta bantuan untuk kondisi darurat dan bencana. Program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) beras direncanakan berjalan sepanjang tahun 2026 tanpa jeda.

Dari sisi ketersediaan stok, Bulog Bajawa saat ini menguasai cadangan beras sebanyak 715 ton di gudang, dengan tambahan pasokan yang terus masuk hingga mencapai sekitar 1.000 ton pada Januari 2026. Stok minyak goreng juga akan ditambah sebanyak 34.000 liter untuk mendukung operasi pasar SPHP.

Untuk mendukung penugasan tersebut, Bulog Bajawa mengoptimalkan kapasitas gudang berdaya tampung 3.800 ton serta membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak swasta. Koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan mitra distribusi juga diperkuat demi kelancaran distribusi pangan.

Daenny memastikan masyarakat Kabupaten Ngada dan Nagekeo tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, khususnya beras. Bulog juga berkomitmen menyerap hasil panen petani lokal dengan harga sesuai ketetapan pemerintah guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....