Solikan Terima Becak Listrik Program Presiden Prabowo

  • 20 Jan 2026 19:17 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Solikan (62), warga Jalan Gilimanuk, Kota Malang, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menerima becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Ia menjadi salah satu dari 200 pengemudi becak yang menerima manfaat program tersebut melalui kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Dengan wajah sumringah, Solikan mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Saya mengucapkan syukur dan terima kasih. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk saya dan keluarga. Semoga Pak Presiden bisa memimpin negara ini dengan rendah hati,” ujar Solikan, Rabu (21/1/2026).

Ia mengatakan, selama ini mengayuh becak secara manual semakin terasa berat seiring bertambahnya usia. Hadirnya becak listrik membuat pekerjaannya jauh lebih ringan dan memberinya harapan untuk tetap bisa mencari nafkah dengan lebih layak.

Penyaluran 200 unit becak listrik tersebut dilakukan secara simbolis di Halaman Balai Kota Malang, Selasa (20/1/2026), dan langsung menyita perhatian publik.

Program becak listrik ini merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari pengadaan tahap awal tahun 2025. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak, program ini juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan di kawasan perkotaan.

Ketua Yayasan GSN, Letnan Jenderal TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, menegaskan bahwa penyaluran becak listrik ini merupakan wujud nyata kepedulian Presiden kepada para pengemudi becak yang selama ini menjadi bagian penting dari transportasi rakyat.

“Hari ini kami dari Yayasan GSN, yayasan milik Pak Presiden, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang menyerahkan 200 becak listrik kepada masyarakat, khususnya para pengemudi becak,” kata Teguh.

Terkait perawatan, Teguh memastikan tidak ada kekhawatiran soal servis maupun suku cadang. Yayasan GSN telah menjalin kerja sama dengan PT Viar melalui nota kesepahaman bersama PT Pindad.

“Dengan kerja sama ini, becak listrik bantuan Presiden dapat diservis di bengkel Viar yang tersedia di seluruh kota dan kabupaten di Indonesia. Jadi tidak akan ada becak listrik yang mangkrak, karena perawatan dan suku cadangnya terjamin,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai program becak listrik memiliki dampak strategis, tidak hanya bagi pengemudi becak tetapi juga bagi pengembangan pariwisata Kota Malang.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Malang dan warga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Becak listrik ini sangat membantu, apalagi Kota Malang merupakan kota pendidikan dan kota pariwisata,” ujar Wahyu.

Pemkot Malang, lanjut Wahyu, telah menjalin kolaborasi dengan PHRI serta pelaku usaha travel untuk mengintegrasikan becak listrik sebagai salah satu moda pendukung layanan wisata. Para pengemudi nantinya akan dihimpun dalam paguyuban guna memudahkan pembinaan dan pengaturan operasional.

Tak hanya itu, Pemkot Malang juga menggandeng PLN untuk menyiapkan infrastruktur pengisian daya. Hingga kini, tercatat sudah tersedia 37 titik pengisian listrik yang tersebar di lokasi strategis, khususnya kawasan wisata dan sekitar hotel, dan jumlah tersebut akan terus ditambah.

“Dengan becak listrik ini, kami berharap kesejahteraan pengemudi meningkat, lingkungan lebih ramah, dan pariwisata Kota Malang semakin memiliki daya tarik tersendiri,” pungkas Wahyu.

Bagi Solikan, becak listrik ini bukan sekadar kendaraan baru, melainkan juga harapan baru untuk terus bekerja dan menghidupi keluarganya dengan lebih ringan dan lebih bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....