Jalan Cepat Bisa Meningkatkan Kekuatan Otak

  • 19 Mei 2025 15:53 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari : Jalan cepat, sesi aerobik air, atau joging ringan, aktivitas apa pun yang meningkatkan detak jantung Anda, dapat meningkatkan kesehatan otak secara signifikan, menurut penelitian baru dari Universitas Australia Selatan yang bekerja sama dengan AdventHealth Research Institute di Amerika Serikat.

Dikutip dari healtydaily, penelitian ini menemukan bahwa melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat sangat terkait dengan peningkatan kemampuan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua, termasuk kecepatan pemrosesan yang lebih cepat, peningkatan memori kerja, dan fungsi eksekutif yang lebih baik.

Khususnya, peningkatan kognitif paling substansial diamati pada individu yang beralih dari tidak melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat menjadi hanya melakukan aktivitas fisik lima menit sehari. Hal ini menggarisbawahi dampak kuat bahkan dari periode latihan singkat terhadap otak.

Penelitian ini menganalisis data dari 585 orang dewasa berusia 65 hingga 80 tahun, sebagai bagian dari uji coba IGNITE yang berbasis di AS. Peneliti meneliti bagaimana peserta mengalokasikan waktu mereka untuk tidur, perilaku tidak banyak bergerak, aktivitas fisik ringan, dan aktivitas fisik sedang hingga berat selama periode 24 jam, dan bagaimana pola-pola ini berkorelasi dengan kinerja kognitif.

Para peneliti mengidentifikasi hubungan dua arah antara aktivitas fisik dan kesehatan otak. Peneliti UniSA, Dr. Maddison Mellow mengatakan penelitian tersebut menyoroti bagaimana perubahan kecil pada aktivitas harian dapat berdampak besar pada kesehatan otak Anda.

“Ada tiga perilaku gaya hidup yang saling eksklusif dalam 24 jam sehari – tidur, perilaku tidak banyak bergerak, dan aktivitas fisik dan bagaimana ketiganya berinteraksi untuk memengaruhi hasil kesehatan kita. Misalnya, kita tahu bahwa menjadi lebih aktif dapat meningkatkan kualitas tidur kita; atau tidur malam yang lebih baik dapat meningkatkan tingkat energi kita untuk melakukan aktivitas fisik keesokan harinya. Namun, yang tidak kita ketahui adalah keseimbangan waktu yang optimal untuk masing-masing perilaku ini guna memaksimalkan kinerja kognitif.” kata Dr. Mellow.

Dalam penelitian ini, mereka meneliti bagaimana penggunaan waktu yang berbeda memengaruhi otak Anda. Para peneliti menemukan bahwa tingkat aktivitas fisik sedang hingga berat yang lebih tinggi yaitu, aktivitas yang dilakukan pada intensitas yang lebih tinggi yang meningkatkan detak jantung dan pernapasan Anda dikaitkan dengan kinerja kognitif yang lebih baik.

Jadi secara khusus, aktivitas fisik naik-turun (seperti latihan aerobik) meningkatkan kecepatan pemrosesan (seberapa cepat otak Anda berpikir), fungsi eksekutif (seberapa baik Anda merencanakan, fokus, dan mengerjakan banyak tugas), dan memori kerja (kemampuan Anda untuk menyimpan informasi dalam jangka waktu yang singkat).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....