Olahraga Menjadi Coping Mechanism yang Positif Bagi Remaja
- 19 Jun 2026 12:19 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Fase remaja merupakan masa-masa penuh gejolak yang menggiring mereka pada perilaku yang sulit dikontrol oleh orang tua. Secara biologis, fenomena ini sangat wajar karena bagian otak logis mereka, yaitu prefrontal cortex yang berfungsi mengatur penalaran dan reasoning, belum berkembang sempurna hingga usia di atas 25 tahun.
Alhasil, ketika dihadapkan pada tumpukan stres yang dialami seorang remaja. Mulai dari tuntutan akademis, asmara, hingga konflik internal keluarga.
Emosi para remaja ini sangat cepat mendidih. Tanpa bimbingan yang tepat, kondisi ini bisa memicu perubahan perilaku negatif remaja seperti menarik diri, malas merawat diri, hingga mengisolasi diri di dalam kamar.
dr. Ariel Nugroho, Sp.KJ dari PDSKJI Denpasar menyatakan di era digital saat ini, pelarian yang paling sering diambil oleh remaja saat mengalami stres adalah doom scrolling di media sosial atau bermain game hingga berjam-jam. Aktivitas tersebut menawarkan apa yang dikenal sebagai cheap dopamine.
Menurut dr. Ariel, cheap dopamine adalah sensasi kebahagiaan instan yang datang dengan cepat namun jatuh dan hilang dalam sekejap. Fenomena ini merangsang otak dengan stimulasi konstan, membuat kondisi popcorn brain, yaitu otak anak meletup-letup dan tidak sanggup lagi merespon stimulus kehidupan sehari-hari yang berjalan normal.
Stress menjadi tidak reda, justru pelarian digital yang berlebihan ini semakin memperparah kondisi kesehatan mental remaja dalam jangka panjang. Agar tidak terjebak dengan cheap dopamine tersebut, olahraga dapat menjadi bentuk coping mechanism atau mekanisme pertahanan diri positif yang jauh lebih tahan lama.
Secara biologis, ketika tubuh melakukan aktivitas fisik, jaringan otot akan memecah dan memicu otak untuk melepaskan serangkaian "hormon bahagia" seperti endorfin, oksitosin, anandamide, dopamin, dan serotonin. “Chip dopamine itu dopamine yang murah, dopamine yang cepat datang, tapi cepat hilang, Jadi pengen lagi, pengen lagi. makanya gak berhenti-berhenti scrolling biasanya.” Terang dr. Ariel saat di wawancara RRI pada Jumat 5 Juni 2026.
Untuk mendapatkan dampak psikologis yang optimal, dr. Ariel menyarankan agar anak-anak atau remaja dapat memilih jenis olahraga yang melibatkan kerja sama tim seperti futsal, basket, atau padel sangat direkomendasikan bagi remaja. Olahraga berbasis tim memaksa mereka untuk melakukan interaksi sosial yang sehat dan membangun koneksi emosional dengan lingkungan sekitar.
Di saat yang sama, kompetisi yang adil di dalam lapangan dapat menyalurkan dorongan hormon testosteron remaja yang sedang tinggi ke arah yang positif. Rasa bangga saat berjuang memenangkan pertandingan bersama teman sebaya tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri, tetapi juga melatih ketahanan mental mereka secara simultan.
Namun, bagaimana jika seorang remaja cenderung menutup diri dan enggan keluar rumah? Orang tua dapat memperkenalkan alternatif olahraga yang bersifat gamified, yaitu memiliki elemen permainan dan target skor seperti panahan, yang mampu memicu rasa tertantang tanpa membuat mereka bosan dengan gerakan repetitif layaknya aktivitas di pusat kebugaran atau gym.
Pilihan lain yang tidak kalah luar biasa adalah berenang. Olahraga air ini menuntut pengaturan napas yang teratur dan disadari secara penuh, sehingga melatih remaja untuk bersikap mindful.
Fokus yang tertuju pada aliran napas dan gerakan tubuh saat berenang secara otomatis mampu menetralisir kekusutan pikiran dan menenangkan sistem saraf yang sedang tegang. Satu hal krusial yang perlu dipahami adalah bahwa coping mechanism tidak dapat terbentuk secara instan saat stres datang menyerang, melainkan harus dibangun dan dipupuk sebagai sebuah kebiasaan rutin.
Tubuh manusia memiliki sistem alarm tersendiri. Jika kebiasaan berolahraga sudah terbangun sejak awal, maka secara otomatis tubuh dan pikiran remaja akan langsung mencari aktivitas fisik tersebut sebagai pelarian alami saat mereka merasa tidak nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....