Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mempercepat Penuaan
- 04 Okt 2026 11:56 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Penuaan merupakan proses alami yang dialami setiap orang. Namun, sejumlah kebiasaan sehari-hari ternyata dapat memengaruhi kesehatan tubuh dan berpotensi mempercepat munculnya berbagai tanda penuaan.
Dilansir dari Health, beberapa pola hidup yang kerap dianggap sepele dapat berdampak terhadap metabolisme, kesehatan mental, kualitas kulit, hingga kondisi sistem saraf dan kekebalan tubuh.
Berikut enam kebiasaan yang perlu mulai dibatasi:
1. Terlalu Lama Duduk
Menghabiskan sebagian besar waktu dengan duduk, terutama saat bekerja di depan komputer, dapat membuat tubuh minim bergerak. Kondisi tersebut dapat memengaruhi metabolisme dan menyebabkan kekuatan otot menurun, disarankan agar seseorang berdiri setiap 30 menit, berjalan setelah makan, serta meningkatkan aktivitas fisik sekitar 30-45 menit setiap hari.
2. Jarang Mengambil Waktu Istirahat
Kesibukan pekerjaan dan kebiasaan lembur tanpa jeda juga dapat berdampak pada kesehatan. Bekerja secara terus-menerus dapat membuat sistem saraf simpatik tetap aktif sehingga tubuh lebih mudah mengalami kelelahan dan gangguan suasana hati.
Ahli neuroradiologi Kavin Mistry, MD, menyarankan untuk menyediakan waktu sekitar 15 menit pada sore hari untuk bersantai tanpa melakukan aktivitas yang membebani pikiran.
3. Terlalu Lama Terpaku pada Ponsel dan Headphone
Penggunaan perangkat digital secara berlebihan, termasuk terus-menerus bermain media sosial, dapat membuat seseorang berada dalam kondisi siaga dalam waktu lama.
Kebiasaan tersebut dinilai dapat memberikan tekanan pada sistem saraf. Karena itu, mengambil jeda dari ponsel dan menyediakan waktu tanpa paparan layar dapat menjadi salah satu cara untuk memberikan kesempatan tubuh dan pikiran beristirahat.
4. Tidur Tanpa Membersihkan Makeup
Membersihkan makeup sebelum tidur penting untuk menjaga kesehatan kulit. Menurut Kavin Mistry, saat seseorang tidur, kulit menjalani proses perbaikan secara intensif.
Tidur dengan makeup dapat menghambat proses tersebut karena permukaan kulit menjadi lebih mudah tersumbat. Kondisi ini berpotensi memicu kulit kusam, peradangan, jerawat, hingga munculnya tanda-tanda penuaan lebih dini.
Membersihkan wajah sebelum tidur dan menjaga rutinitas perawatan kulit dapat membantu mempertahankan kondisi kulit tetap sehat.
5. Terlalu Sering Berpikiran Negatif
Pola pikir negatif yang berlangsung terus-menerus juga dapat berdampak terhadap kesehatan. Psikolog Lakelyn Eichenberger, PhD, mengatakan bahwa emosi negatif dalam jangka panjang dapat berkontribusi terhadap masalah kesehatan fisik melalui stres dan peradangan kronis.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengelola emosi adalah menuliskannya dalam jurnal. Berada di lingkungan yang suportif dan dikelilingi orang-orang yang memberikan energi positif juga dapat membantu menjaga kesehatan mental.
6. Terlalu Sering Mengisolasi Diri
Kurangnya interaksi sosial juga perlu diperhatikan. Mengisolasi diri dalam waktu lama dapat memberikan beban terhadap kondisi psikologis dan kesehatan secara keseluruhan.
Menurut Health, perasaan terputus dari lingkungan sosial dapat membuat tubuh berada dalam kondisi stres berkepanjangan. Dalam jangka panjang, hal tersebut dapat berdampak pada suasana hati, daya ingat, dan kesehatan secara umum.
Karena itu, menjaga hubungan sosial tetap penting. Bergabung dengan komunitas yang positif, meluangkan waktu bersama keluarga atau teman, maupun sekadar berbincang dengan orang lain dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesejahteraan.
Pada akhirnya, proses penuaan memang tidak dapat dihindari. Namun, membatasi kebiasaan yang kurang sehat dan menerapkan pola hidup lebih aktif, cukup istirahat, serta menjaga hubungan sosial dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan kualitas hidup seiring bertambahnya usia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....