Buah Matoa Kaya Antioksidan Alami

  • 01 Jul 2026 11:10 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Buah matoa semakin dikenal sebagai salah satu buah lokal Indonesia yang memiliki cita rasa manis khas sekaligus kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. Buah yang banyak tumbuh di Papua ini disebut kaya akan vitamin C, mineral, serta senyawa antioksidan yang berpotensi membantu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.

Matoa (Pometia pinnata) memiliki rasa yang sering digambarkan sebagai perpaduan antara rambutan, lengkeng, dan leci. Selain rasanya yang unik, buah ini juga mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, dan tanin yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan.

Secara fisik, matoa memiliki kulit tebal dan keras berwarna hijau hingga cokelat kemerahan. Daging buahnya bertekstur kenyal, berair, dan menyelimuti satu biji besar di bagian tengah, sehingga sekilas menyerupai buah lengkeng setelah dikupas.

Berdasarkan data Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), setiap 100 gram buah matoa segar mengandung sekitar 54 miligram vitamin C, 20 miligram kalsium, dan 190 miligram kalium. Vitamin C berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh sekaligus bertindak sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain vitamin C, sejumlah kajian ilmiah juga melaporkan adanya kandungan vitamin E dalam buah matoa. Vitamin ini dikenal berperan dalam melindungi sel tubuh dari stres oksidatif serta membantu menjaga kesehatan kulit. Namun, kadar vitamin E pada daging buah matoa masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan data yang lebih spesifik.

Senyawa antioksidan seperti fenolik dan flavonoid yang terkandung dalam matoa turut berperan dalam menangkal radikal bebas. Paparan radikal bebas yang berlebihan diketahui dapat memicu kerusakan sel dan meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Kandungan kalium dalam buah matoa juga berkontribusi dalam membantu menjaga keseimbangan tekanan darah. Tekanan darah yang terkontrol menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, matoa mengandung karbohidrat alami yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh. Karena rasanya yang manis dan menyegarkan, buah ini banyak dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi campuran salad buah dan minuman segar.

Menurut World Health Organization, konsumsi buah dan sayuran yang beragam setiap hari penting untuk mendukung kesehatan dan membantu menurunkan risiko penyakit tidak menular. Kehadiran matoa sebagai buah lokal dengan kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi pola makan bergizi seimbang.

Untuk mendapatkan kualitas terbaik, masyarakat disarankan memilih matoa yang kulitnya masih utuh, memiliki aroma harum khas, dan tidak terlalu lembek. Buah dengan kondisi tersebut umumnya telah matang dan memiliki cita rasa yang lebih manis.

Dengan kandungan gizi yang beragam dan potensi manfaat kesehatannya, matoa menjadi salah satu kekayaan hayati Indonesia yang layak mendapat perhatian lebih, baik sebagai buah konsumsi maupun sebagai bagian dari upaya diversifikasi pangan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....