BMKG : Cuaca Dingin Masih Melanda NTT, Suhu Terendah Di Bajawa Dan Ruteng

  • 20 Jul 2024 20:07 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende : Cuaca dingin yang masih melanda sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terlihat dari suhu udara yang masih berada di bawah normal. Menurut rilis terbaru dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jumad, (19/7/2024) suhu terendah tercatat di Bajawa dan Ruteng mencapai 12 derajat Celsius.

Kelembaban udara juga mencapai titik tertinggi di Ruteng, mencapai 95 persen. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam rilisnya menjelaskan bahwa fenomena suhu dingin saat ini tidak berkaitan dengan fenomena astronomis Aphelion. Menurutnya, suhu udara dingin merupakan hal yang umum terjadi pada bulan-bulan puncak musim kemarau, yaitu Juni hingga September.

"Fenomena ini disebabkan oleh Angin Monsun Australia yang bertiup ke arah Benua Asia melalui wilayah Indonesia serta perairan Samudera Hindia yang memiliki suhu permukaan laut relatif rendah," ujar Dwikorita.

Selain itu, berkurangnya tutupan awan dan intensitas hujan juga berpengaruh terhadap suhu dingin yang dirasakan pada malam hari. Hal ini disebabkan oleh minimnya uap air dan kelembaban yang menyebabkan energi radiasi dari bumi pada malam hari tidak tersimpan di atmosfer.

" Kondisi cuaca dingin ini memang mempengaruhi wilayah selatan khatulistiwa seperi Jawa,Bali dan Nusa Tenggara yang dirasakan lebih dingin," jelasnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....