Ribuan Hektar Lahan Tebu di Bondowoso Masuk Program Makmur

  • 04 Jul 2024 15:15 WIB
  •  Jember

KBRN, Bondowoso: Petani tebu di Kabupaten Bondowoso kini mendapatkan kepastian untuk terus meningkatkan produktivitas. Sebanyak 6500 hektar lahan tebu masuk dalam Program Makmur yang memfasilitasi petani tebu dalam penanaman komoditas tebu.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPC APTRI) PG Pradjekan Rolis Wikarsono mengatakan, hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Bondowoso terlayani oleh program tersebut selama 3 tahun terakhir.

" Jadi bukan hanya di Desa Mangli saja, tapi sudah rata di seluruh kabupaten. Hampir semua kecamatan yang ada tebunya sudah tercover dengan program makmur, " katanya saat kegiatan panen dan tanam tebu di Desa Mangli Wetan, Kecamatan Tapen, Kamis (4/7/2024).

Menurutnya, kepastian dimaksud karena Program Makmur ini bekerjasama antara beberapa BUMN seperti PT Sinergi Gula Nusantara, Petrokimia dan sejumlah perbankan. Sehingga petani mendapatkan dana dari perbankan, untuk mendapatkan jaminan pupuk yang asli dan bagus dalam waktu yang tepat.

" Dan prosesnya hanya butuh 2-3 hari kami terima. Kita yang mengawali untuk program makmur di Indonesia kayaknya begitu dulu, " lanjutnya.

Selain itu, keberadaan pupuk juga sangat vital bagi para petani tebu. Menurutnya, pupuk merupakan salah satu faktor penting di dalam budidaya tebu. Jika pupuknya asli, tepat waktu dan tepat jumlah maka hasilnya akan bagus

" Kalau terlambat stagnasi tanamannya jadi kecil-kecil. Sehingga kalau pupuk sudah telat, kiamat bagi petani gitu karena produktivitas akan turun, "pungkasnya.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....