Apa Saja Amalan di Hari Arafah?

  • 16 Jun 2024 08:45 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Hari Arafah adalah tanggal 9 Dzulhijjah. Ini adalah momen saat para Jamaah Haji melakukan Wukuf di Arafah yang merupakan puncak dari seluruh kegiatan ibadah haji. Para ulama juga sepakat dalam menghimbau agar mendekatkan diri kepdaa Allah dan memperbanyak melakukan amalan-amalan kebaikan dikarenakan dilipat-gandakannya pahala pada kesempatan ini.

Pada hari Arafah, kaum muslimin dapat melakukan beberapa amalan - amalan berikut ini, seperti dikutip dari laman muslim.or.id:

Puasa Arafah

Puasa Arafah adalah puasa sunah yang dilakukan pada tanggal 9 Zulhijah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi kaum muslimin yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Salah satu keutamaannya adalah diampuni dosa-dosa selama dua tahun, satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Hal ini berdasarkan hadis dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,

صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والسنة التي بعده

Puasa Arafah itu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,

ما من يوم أكثر من أن يعتق الله فيه عبداً من النار من يوم عرفة

Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada hari Arafah” (HR. Muslim no. 1348)

Zikir dan Doa

Pada hari Arafah, sangat dianjurkan untuk memperbanyak zikir, termasuk takbir, tahlil, dan tahmid. Contoh zikir yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah:

Takbir: “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailahaillallah, Wallahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahil Hamd.”

Tahlil: “Lailahaillallah.”

Tahmid: “Alhamdulillah.”

Ibadah haji di Arafah

Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling utama, dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Pada hari ini, jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan ibadah wukuf, yang berarti berdiam diri dengan penuh khidmat sambil memperbanyak doa, zikir, dan permohonan ampun kepada Allah Ta’ala.

Ibadah mulia ini adalah puncak dari ibadah haji karena pada hari ini Allah Ta’ala banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ما من يوم أكثر من أن يعتق الله فيه عبدا من النار من يوم عرفة، وإنه ليدنو ثم يباهي بهم الملائكة فيقول: ما أراد هؤلاء؟

“Tidak ada hari yang Allah lebih banyak membebaskan seseorang dari neraka, selain hari Arafah. Dia akan mendekati mereka, lalu menampakkan keutamaan mereka kepada para malaikat seraya berkata, ‘Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim)

Wukuf di Arafah juga menjadi momentum penting bagi jemaah haji untuk ber-taqarrub dengan Allah Ta’ala. Jemaah haji yang sedang melaksanakan ibadah ini berada dalam suasana yang penuh khidmat dan kekhusyukan, merendahkan diri di hadapan Allah Ta’ala, mengakui segala dosa dan kesalahan, serta memohon ampunan dan rahmat-Nya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....