Penutupan Diktukba, 277 Prajurit Dilantik Jadi Bintara TNI AD

  • 27 Mei 2024 16:13 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Danrindam V Brawijaya Kolonel Inf Mukhamad Albar resmi menutup Program Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD 2024. Penutupan pendidikan dilaksanakan dalam prosesi upacara, yang digelar di Lapangan Secaba Rindam V Brawijaya, Senin (27/5/2024).

Tercatat ada 277 prajurit Diktukba TNI AD yang berhasil menjalani pendidikan selama kurang lebih 2,5 bulan. Selain itu, juga melewati beberapa tahap seleksi dari jenjang Tamtama ke jenjang Bintara. Mulai dari seleksi kesehatan jasmani, kesehatan rohani, akademi dan lainnya.

Selanjutnya, 277 prajurit yang sudah menyelesaikan pendidikannya ini akan kembali ke satuan asal. Kemudian, mereka akan kembali mengikuti pendidikan lanjutan yaitu kecabangan selama 10 minggu. Misalnya pendidikan Infanteri, Armed, Arhanud, dan lainnya.

"Sesuai dengan kecabangan masing-masing. Misalnya kalau Infanteri khusus Kodam V Brawijaya dilaksanakan di Dodiklatpur Situbondo. Kalau Armed di Cimahi, Arhanud di Malang," kata Albar saat ditemui RRI Jember.

Dalam sambutannya, Albar menyampaikan selamat dan sukses kepada 277 prajurit yang sudah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia berharap, setelah dilantik menjadi seorang Bintara TNI AD, mereka bisa mengubah pola pikir, sikap dan tindakannya.

Penutupan Program Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI TA 2024, Senin (27/5/2024). Foto: Anggi RRI Jember

Menurutnya, ilmu pendidikan Tamtama berbeda dengan Bintara. Selama pendidikan Bintara, para prajurit sudah banyak dibekali ilmu kepemimpinan, yang tujuannya untuk mencetak mereka menjadi seorang komandan regu. Nantinya, mereka akan membawahi 10 orang, serta harus menjadi contoh dan teladan bagi sekitarnya.

"Ada perubahan ilmu pada Tamtama dengan Bintara. Tamtama ini melakukan unsur pelaksana, sementara Bintara mulai masuk ke kepemimpinan. Harapannya bisa mengaplikasikan kepemimpinan itu di lapangan. Mereka juga nantinya akan kembali ke kesatuan asal, sesuai dengan kecabangan masing-masing," ujarnya.

Sementara itu, salah satu prajurit yang mengikuti upacara Kopda Fais Aziz mengaku bersyukur telah menjalani pendidikan selama 2,5 bulan dengan baik. Kenaikan pangkat ini, menurutnya sebuah amanah dan tanggung jawab baru dalam melaksanakan tugas.

"Alhamdulillah bersyukur kepada Allah. Terima kasih atas amanah dan pangkat yang baru," kata dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....