Desa Warloka di Manggarai Barat Siap Jadi Kampung Nelayan Modern

  • 05 Mar 2024 16:02 WIB
  •  Ende


KBRN, Ende : Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui Pemprov NTT dan Pemda Manggarai Barat menggagas Desa Warloka Pesisir di Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat menjadi prioritas satu untuk menjadi pusat pembangunan Kampung Nelayan Modern ( KALAMO).

Sekda Fransiskus S. Sodo dalam rapat bersama dengan para pimpinan OPD di ruang kerjanya, Senin ( 4/3/2024) mengatakan Manggarai Barat akan menjadi prioritas satu untuk program ini dimana Warloka pesisir menjadi pusat untuk pembangunan Kampung Nelayan Modern (KALAMO) karena telah memenuhi beberapa kriteria yang ada.

Adapun Kampung Nelayan Modern (KALAMO) merupakan program yang mentransformasikan ruang hidup dan ruang sosial nelayan menjadi lebih produktif dan mandiri dengan seluruh dimensinya melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas masyarakat dengan penerapan social engineering. Pada Tahun 2024, pembangunan KALAMO dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan sentra nelayan modern terintegrasi yang akan diterapkan di luar pulau Jawa termasuk Manggarai Barat tepatnya di Desa Warloka pesisir, dengan mengadopsi konsep KALAMO Samber-Binyeri, Biak.

Sekda Fransiskus dalam rapat ini menjelaskan rencana pembangunan KALOMO ini dalam perspektif yang luas bertujuan untuk memudahkan para nelayan dari pulau-pulau sekitar Warloka (pulau Rinca, Papagarang, Komodo, dsb) akan sangat cepat sampai ke Labuan Bajo. Selain itu, dalam perspektif yang spesifik, Warloka menjadi sangat strategis pula untuk urusan perikanan dan pembangunan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) mengingat TPI yang ada (Kampung Ujung) lahannya semakin sempit.

Dia menambahkan, KALAMO di Warloka pesisir diperuntukkan juga sebagai pusat transportasi, pusat perdagangan dan banyak hal lainnya termasuk sebagai entrance (pintu masuk) kegiatan pariwisata. Ia juga meminta semua pihak terkait untuk mendukung program pemerintah pusat ini agar secepatnya KALAMO Warloka Pesisir segera terwujud.

"Saya harap dukung program ini dengan cara memastikan keberadaan tanah, memastikan kesiapan masyarakat secara kelembagaan (harus ada lembaga yang mengelola), memastikan dukungan pembiayaan juga sarana prasarana lain dalam hal ini listrik dan air bersih", ungkap Sekda Fransiskus.

Rapat ini dihadiri, asisten Perekonomian dan Pembangunan Manggarai Barat Laurensius Y.Adikuinas Nabu, SE, Para pimpinan OPD terkait, Camat Komodo, Kepala Desa Warloka, PJS. Desa Warloka, Kepala PDAM, Kepala PLN Manggarai Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....