PGRI Flotim Tetapkan Tanggal Kenakan Seragam PGRI
- 26 Jan 2024 16:01 WIB
- Ende
KBRN, Ende : Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur secara resmi menetapkan tanggal 25 pada setiap bulan sebagai hari di mana para guru di Flores Timur mengenakan seragam PGRI. Keputusan ini diberlakukan serentak pada tanggal 25 Januari 2024, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para guru terdahulu yang telah menjadi pahlawan dalam menciptakan Organisasi Profesi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) .
Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, menyatakan bahwa penggunaan seragam PGRI setiap tanggal 25 adalah wujud sederhana dari rasa hormat terhadap jasa para guru pendahulu. Hal ini juga sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah terbentuknya PGRI, yang turut berperan dalam meningkatkan profesionalisme guru, kesejahteraan, dan advokasi hukum.
"Setiap tanggal 25 dalam bulan para guru mengenakan baju PGRI sebagai wujud sederhana, menghormati jasa para guru terdahulu sebagai pahlawan, melahirkan Organisasi Profesi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), 25 November 1945, seratus hari setelah kemerdekaan Republik Indonesia. Satu tarikan napas dengan kemerdekaan RI. PGRI hari ini, menjalankan peran strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru, kesejahteraan, dan advokasi hukum. Pesan pendahulu, jangan sekali-kali melupakan sejarah," ujar Maksimus.
Salah seorang guru, Thomas Are, dari SMPN 3 Tanjung Bunga, mengenakan baju batik PGRI setiap tanggal 25 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para guru pendahulu. Ia menyatakan bahwa tindakan ini memberikan makna mendalam, menghargai perjuangan mereka yang mengibarkan bendera merah putih melalui pendidikan di tanah air.
"Saya mengenakan baju batik PGRI pada tanggal 25 setiap bulan memberikan makna menghargai dan menghormati perjuangan para guru pendahulu yang mengibarkan sang saka merah putih melalui tonggak pendidikan di tanah air dalam jalur diplomasi bahkan tumpah darah," ungkapnya.
Stefani Yosefa Amu Rangga, seorang guru dari SMAS Katolik Frateran Podor, juga mendukung keputusan tersebut.
"Mari berbagi praktik baik. Mari bekerja dengan hati. SMAS Katolik Frateran Podor, mendukung penuh penetapan tanggal 25 dalam bulan para guru mengenakan baju PGRI mengenang para guru terdahulu yang telah melahirkan organisasi profesi PGRI," ungkap Stefan.
Keputusan ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah PGRI, tetapi juga sebagai pengingat akan peran strategis guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....