Kuota Haji Mahulu Terancam Nihil Hingga Sepuluh Tahun

  • 06 Jan 2026 08:26 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Mahulu: Kuota haji bagi masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu terancam tidak tersedia hingga sepuluh tahun ke depan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kebijakan Kementerian Haji yang memprioritaskan pemberangkatan jamaah berdasarkan data pendaftaran sejak tahun 2012 yang lalu.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mahakam Ulu, Longginus, menerangkan bahwa kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap daerah-daerah dengan jumlah pendaftar terbatas. Akibatnya, Mahakam Ulu berpotensi tidak memperoleh alokasi kuota haji dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Longginus menerangkan bahwa meskipun sebelumnya Mahakam Ulu sempat beberapa kali memberangkatkan kelompok terbang (kloter) jamaah haji ke Tanah Suci Mekkah, namun kebijakan terbaru mengubah skema pemberangkatan secara nasional. Hal ini menyebabkan daerah dengan antrean lama menjadi prioritas utama.

Dikatakan mulai tahun 2026 pemberangkatan jamaah haji dari Mahakam Ulu akan dihentikan sementara. Penghentian tersebut berlaku hingga adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait sistem kuota dan antrean haji nasional.

“Walaupun pemberangkatan dihentikan sementara, pendaftaran haji tetap kami buka sesuai dengan minat masyarakat. Pendaftaran tetap penting sebagai bagian dari pendataan dan hak calon jamaah haji di masa mendatang,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).

Kemenag Mahakam Ulu terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kondisi tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Edukasi mengenai sistem antrean nasional dan waktu tunggu haji juga menjadi perhatian utama.

Ke depan, Kemenag Mahulu berharap adanya evaluasi dan kebijakan khusus yang berpihak pada daerah perbatasan dan terpencil. Dengan demikian, kesempatan masyarakat Mahakam Ulu untuk menunaikan ibadah haji tetap terbuka secara adil dan proporsional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....