Tragis, Anak Tewas Tertelan Ombak Pantai Wonogoro Malang

  • 28 Des 2025 08:54 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Insiden memilukan terjadi di objek wisata Pantai Wonogoro, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Seorang bocah berusia delapan tahun dilaporkan meninggal dunia usai terseret ombak saat bermain di area muara pantai, Sabtu (27/12/2025) siang.

Korban bernama M. Alayubi, warga Desa Bedali, Kecamatan Lawang. Ia berkunjung ke Pantai Wonogoro bersama keluarganya. Saat asyik bermain air di sekitar muara, gelombang laut mendadak membesar dan menyeret korban beserta anggota keluarganya.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyampaikan kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan keluarga korban diketahui berada di area muara dengan jarak sekitar 150 meter dari garis pantai.

“Ketika korban dan keluarganya bermain air, tiba-tiba ombak cukup besar datang dari arah laut. Gelombang tersebut menyeret mereka ke bagian muara yang lebih dalam,” kata AKP Bambang, Minggu (28/12/2025).

Dalam kejadian tersebut, M. Alayubi dinyatakan meninggal dunia. Sementara satu anak lainnya mengalami luka ringan dan segera mendapat penanganan medis di Puskesmas Bantur.

“Korban yang sempat hilang ditemukan sekitar 20 menit kemudian dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan sudah ditangani tenaga medis,” jelasnya.

AKP Bambang menambahkan, aparat kepolisian bersama tim gabungan Satpolairud, TNI AL, BPBD, serta pengelola wisata bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan evakuasi, pengamanan area, dan pendataan saksi.

“Petugas langsung melakukan evakuasi korban, koordinasi dengan keluarga, serta pengamanan lokasi. Pihak keluarga menolak autopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya di area muara yang memiliki arus berbahaya.

“Kami mengimbau pengunjung untuk mematuhi rambu peringatan, tidak bermain atau berenang di muara, serta selalu memperhatikan kondisi gelombang demi keselamatan,” tutup AKP Bambang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....