Tahun Depan, Tiket Pantai Papuma–Watu Ulo Satu Pintu

  • 20 Des 2025 21:58 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatatkan tonggak baru dalam pengelolaan pariwisata di daerahnya.

Mulai awal Januari 2026, sistem tiket masuk Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo resmi diberlakukan satu pintu atau one gate system.

Sehingga wisatawan cukup membayar satu kali untuk mengakses dua destinasi unggulan tersebut.

Kebijakan ini terwujud setelah Pemkab Jember menjalin kerja sama dengan Perhutani dan Palawi Risorsis, melalui proses komunikasi dan koordinasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan integrasi tiket ini menjadi sejarah baru bagi sektor pariwisata di Jember.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas pihak, mulai dari jajaran Pemkab Jember, Dinas Pariwisata, hingga Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D).

" Salah satu poin utama dalam kerja sama ini adalah penerapan tarif tiket masuk tunggal yang lebih efisien dan ekonomis bagi wisatawan," kata Fawait.

Dalam skema baru tersebut, tarif tiket masuk ditetapkan sebesar Rp12.500 untuk dua objek wisata sekaligus. Dengan demikian, pengunjung tidak lagi dikenai biaya terpisah seperti sebelumnya.

Kebijakan ini direncanakan mulai berlaku pada 1 atau 2 Januari 2026, setelah seluruh persiapan teknis diselesaikan. Dengan harga Rp12.500, wisatawan bisa menikmati dua destinasi sekaligus.

"Bayangkan, Rp12.500 untuk dua destinasi wisata yang punya sejarah besar Nyi Blorong dan Nyi Roro Kidul. Artinya, per tempat hanya sekitar Rp 6.000-an," ujarnya.

Selain penerapan tiket satu pintu, Pemkab Jember juga berkomitmen meningkatkan kualitas pendukung pariwisata di kawasan Papuma–Watu Ulo.

Upaya tersebut meliputi promosi wisata yang lebih masif, perbaikan infrastruktur, penambahan penerangan jalan menuju lokasi, serta penataan sistem parkir agar tetap tertib dan terjangkau.

Meski demikian, ia mengakui pada tahap awal penerapan kebijakan ini masih dimungkinkan adanya kekurangan. Namun ia memastikan seluruh proses telah berada pada jalur yang benar.

“Namanya juga kebijakan baru, tentu perlu adaptasi. Kami mohon masyarakat bisa memaklumi di awal. Yang jelas, kerja sama ini sudah ditandatangani dan tinggal pembahasan teknis,” katanya.

Dengan integrasi tiket dan penguatan fasilitas pendukung, Pemkab Jember berharap sektor pariwisata, khususnya Pantai Papuma dan Watu Ulo, semakin diminati wisatawan.

Selain itu juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. “Saya pikir setiap kebijakan itu pasti ada pro dan kontra. Nah, terkait parkir nanti dibahas detail nanti secara teknis dengan OPD dan TP3D,” tambahnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....