Penerbangan Jember–Denpasar Berpotensi Dongkrak Mobilitas Nataru, Ini Harganya
- 18 Nov 2025 21:57 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, akses transportasi udara di Kabupaten Jember dipastikan semakin terbuka.
Selain penerbangan rute Jember–Jakarta yang sebelumnya telah berjalan, mulai 5 Desember 2025 masyarakat akan memiliki opsi mobilitas baru dengan dibukanya rute Jember–Denpasar oleh Wings Air.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, mengatakan tambahan rute ini tidak hanya menambah pilihan perjalanan. Tapi juga mengurangi waktu tempuh perjalanan darat.
Menurutnya, kehadiran dua rute aktif jelang Nataru ini akan memberi dampak signifikan bagi arus wisatawan, pelaku bisnis maupun kegiatan lainnya.
“Desember nanti sudah ada dua rute di bandara kita, yaitu Jember–Jakarta dan Jember–Denpasar. Ini sangat mempermudah mobilitas baik untuk bisnis, wisata, maupun aktivitas keluarga,” ujarnya.
Wings Air akan terbang tiga kali dalam seminggu, yaitu Senin, Rabu, dan Jumat, menggunakan pesawat ATR 72-500/600 berkapasitas sekitar 70 kursi.
Penerbangan dari Denpasar dijadwalkan berangkat pukul 11.40 WITA dan tiba di Jember pukul 12.00 WIB. Sementara dari Jember, pesawat berangkat pukul 13.00 WIB dan tiba di Denpasar pukul 15.00 WITA.
Gatot menambahkan, kehadiran rute ini menjadi momentum positif, terutama bagi sektor pariwisata Jember yang banyak bergantung pada konektivitas regional.
“Perjalanan Jember–Denpasar hanya 1 jam 20 menit, tentu ini membantu wisatawan maupun warga yang sering melakukan perjalanan ke Bali,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).
Menariknya, menjelang periode angkutan Nataru, harga tiket menuju Denpasar diprediksi lebih terjangkau. Tarif dibuka sekitar Rp485 ribu hingga Rp840 ribu, bergantung pada jadwal dan ketersediaan kursi.
Tiket sudah dapat dipesan melalui aplikasi BookCabin. Dengan dibukanya rute Denpasar–Jember PP, Pemkab Jember berharap mobilitas masyarakat semakin efisien.
“Sehingga dampaknya juga bisa terasa pada sektor ekonomi lokal, khususnya UMKM dan destinasi wisata yang tengah tumbuh,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....