Labuan Bajo Panen Perdana Sayur Organik Ekspor
- 10 Agt 2025 21:42 WIB
- Ende
KBRN,Manggarai Barat: Panen perdana sayur organik digelar di Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Sabtu (9/8/2025). Kegiatan ini dihadiri Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, dan Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Keuskupan Labuan Bajo, Yayasan Mitra Organik, dan Program Desa Sejahtera Astra. Panen ini menjadi langkah awal pengembangan pertanian organik bersertifikat internasional di Manggarai Barat.
Vikaris Episkopal Labuan Bajo, Romo Yuvensius Rugi, Pr.S.Fil, menyebut destinasi wisata super prioritas membutuhkan pasokan sayuran berkualitas tinggi. “Dengan produksi lokal, kita bisa menjaga ketersediaan, menekan harga, dan mengangkat ekonomi petani,” ujar Romo Yuvensius.
Program ini memanfaatkan lahan seluas 1,5 hektare untuk meningkatkan produktivitas hortikultura lokal. Targetnya mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah dan membuka peluang ekspor langsung.
Ketua Yayasan Mitra Organik, John Tomiwa, menjelaskan pembinaan petani dilakukan untuk memperoleh sertifikat organik berstandar Amerika, Eropa, dan Jepang. “Lima desa dikembangkan sebagai percontohan ekspor hortikultura dari Labuan Bajo,” ucap John.
Empat greenhouse berbasis smart farming juga akan dibangun untuk memanfaatkan teknologi modern. Lokasi panen direncanakan menjadi destinasi edukasi wisata pertanian bagi pengunjung.
Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menyatakan program ini sejalan dengan prioritas nasional Makan Bergizi Gratis. “Potensi kita besar, ini peluang menciptakan lapangan kerja dan menjaga ketahanan pangan,” kata Yulianus.
Kolaborasi antara Gereja, pemerintah, dan swasta diharapkan menjadi model pembangunan ekonomi berkelanjutan. Labuan Bajo tidak hanya dikenal wisata, tetapi juga pusat pertanian organik berskala ekspor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....