Ratusan Sopir Tronton Blokade Akses Pelabuhan Ketapang
- 02 Agt 2025 06:33 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Ratusan sopir truk tronton memblokade akses masuk Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (1/8/2025) sore. Aksi spontan tersebut dipicu oleh kemacetan panjang dan sistem antrean yang dinilai tidak adil, terutama bagi sopir truk berukuran besar yang terpaksa mengantre berhari-hari di area parkir Dermaga Bulusan.
Para sopir menuntut agar truk tronton diberi akses masuk ke pelabuhan secara langsung, seperti halnya truk angkutan kecil (angkel), yang dinilai mendapat perlakuan istimewa karena tidak diwajibkan antre di Bulusan. Mereka juga mendesak agar fasilitas di area parkir Bulusan diperbaiki, mengingat kondisi yang kian memprihatinkan.
Suhartono, salah satu sopir tronton mengaku, sudah tiga hari terjebak di area parkir Bulusan tanpa kejelasan giliran naik kapal. Ia menilai sistem antrean saat ini sarat diskriminasi.
“Kalau truk tronton harus antre, truk angkel juga harus antre. Jangan pilih kasih. Kami minta ASDP melihat penderitaan kami,” ungkap Suhartono, Jum'at (1/8/2025).
Keluhan serupa disampaikan Adung, sopir tronton lainnya, yang mengaku sudah empat hari menunggu giliran menyebrang. “Uang saku menipis, saya juga dapat denda dari perusahaan karena telat kirim barang. Harapannya bisa cepat naik kapal,” ujar Adung.
Selain soal antrean, para sopir juga memprotes buruknya sarana prasarana di area parkir Dermaga Bulusan. Fasilitas mandi dan buang air tidak terawat, bahkan air bersih pun sulit didapatkan.
“Fasilitasnya parah, air mati, kamar mandi tidak layak, tempat makan susah. Seolah-olah kami ini disiksa,” kata Suhartono.
Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rama Samtama Putra, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan ASDP dan KSOP untuk mencari solusi atas tuntutan para sopir tronton. Ia menegaskan, aparat telah diterjunkan untuk mengurai kemacetan, termasuk menindak kendaraan yang mencoba menerobos antrean (ngeblong).
“Kami maksimalkan personel untuk memastikan jalur tetap bergerak. Jangan sampai ada stagnasi di jalan raya,” ujar ombes Rama.
Pantauan di lapangan, kemacetan yang terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang didominasi oleh truk-truk tronton dengan antrean sepanjang 19 kilometer. Ekor kemacetan terpantau hingga kawasan Puskesmas Wongsorejo.
Hingga Jumat malam, aparat kepolisian bersama otoritas pelabuhan masih berusaha melakukan negosiasi dengan perwakilan sopir tronton untuk mencarikan solusi jangka pendek atas kemacetan yang terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....