Ritual Tradisi Sandhorellang, Di Klungkung Sukorambi Jember
- 29 Jun 2025 09:56 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Setiap awal tahun Hijriyah, tepatnya pada tanggal 1 Muharam atau 1 Suro, masyarakat Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember berkumpul di pemakaman Dusun Mujan untuk melaksanakan Ritual Sandhorellang, sebuah tradisi kuno yang telah berlangsung sejak 1917. Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama dan pembacaan tahlil, diikuti pembacaan puji-pujian khusus yang diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi.
Puncak acara adalah tarian Sandhorellang, yang ditarikan oleh penari berpakaian adat putih batik dan penutup kepala (udeng atau peci). Pemimpin ritual membacakan mantera, dan puluhan anggota menari mengitari makam, melantunkan doa keselamatan bagi warga desa. Setelah ritual, warga mengadakan acara makan bersama, membawa hasil bumi setempat sebagai wujud rasa syukur dan berbagi. Momen ini tidak hanya mempererat ikatan sosial, melainkan juga menjadi daya tarik wisata budaya bagi pengunjung luar desa.

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Forkom Pokdarwis) Kabupaten Jember Muzanni,S,Pd.I. kepada RRI menyampaikan, “Acara ini merupakan acara rutinan turun temurun yang biasa digelar pada 1 Suro di pemakaman sesepuh (Bhujuk) di dusun Mujan desa Klungkung, acara ini juga ajang silatrrohim antara sanak famili dan keluarga, baik dilingkungan Mujan bahkan yang sudah di luar kota pun menyempatkan hadir. Tadi juga ada pemberian apresiasi, ada serah terima Modul dan Nomor Induk Kesenian Sandhorellang oleh Sekdes serta SK Kepala Desa tentang Sandhorellang dan uang pengembangan Ritus Sandhorellang oleh Kepala Desa (Kades).” ungkapnya, 27/6/2025.

Pada kesempatan terpisah, Camat Sukorambi, Asrah Joyo Widono, S.Kep.,S.H.,M.Si., menyampaikan bahwa Sandhorellang telah resmi masuk kalender desa budaya dan diakui secara nasional, “Ritual tradisi budaya ini harus kita lestarikan. Ritual ini telah menjadi bagian dari identitas Desa Klungkung, yang telah mendapat penghargaan sebagai Desa Budaya oleh Kementerian Ristek Dikti pada tahun 2023. Tentu kami sangat berharap agenda ini dapat berkembang lebih besar lagi dan mendukung pariwisata kabupaten Jember.” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....