Jembatan CSR BRI di Desa Druju Malang Masih Kokoh dan Bermanfaat
- 27 Apr 2025 11:39 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Empat tahun telah berlalu sejak jembatan gantung penyambung Desa Druju dan Desa Kemulan diresmikan. Infrastruktur yang dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office Malang masih berdiri kokoh.
Jembatan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Turen Kabupaten Malang itu terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
RCEO BRI Regional Office Malang Arie Wibowo merasa bersyukur. BRI dapat berkontribusi dalam pembangunan jembatan yang kini telah memasuki usia empat tahun.
Selama kurun waktu tersebut, jembatan ini terbukti membawa perubahan besar bagi masyarakat sekitar, mempermudah akses pendidikan serta mempercepat ekonomi lokal.
“Melihat manfaat yang nyata ini, kami semakin percaya bahwa pembangunan infrastruktur adalah langkah strategis dalam memperkuat kemandirian masyarakat, dan BRI akan selalu hadir," kata pria yang akrab disapa Arie tersebut.
Empat tahun berjalan, jembatan ini menjadi simbol nyata komitmen BRI untuk mendukung pertumbuhan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Arie berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan warga selama ini, dan berkomitmen menjaga kepercayaan itu.
Jembatan tersebut menghubungkan Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dengan Desa Kemulan, Kecamatan Turen.
Dibangun pada 2021 dengan anggaran CSR senilai Rp 497 juta, jembatan ini menjadi akses penting warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama di bidang pendidikan dan perekonomian.
“Dulunya pakai gethek dan itu berbahaya. Begitu ada jembatan, ya langsung berbeda. Manfaatnya sangat terasa, bahkan setelah empat tahun ini,” kata Budiono, warga RT 29 RW 06 Desa Druju.
Sebelum adanya jembatan, warga hanya bisa menyeberang menggunakan perahu eretan. Banyak anak-anak dari Desa Druju yang bersekolah di Desa Kemulan, dan harus menempuh jarak hingga lima kilometer jika tidak menggunakan gethek.
Camat Sumbermanjing Wetan, Sujarwo Ady Wijayanto, menyatakan bahwa jembatan ini sangat membantu warga dalam mempercepat akses antardesa.
“Yang jelas, terkait jembatan itu, pasti sangat membantu masyarakat. Bisa mempercepat dan memperpendek jalur apapun, apakah jalur perekonomian seperti ke pasar PAL, atau akses kendaraan roda dua,” ujarnya.
Sujarwo juga berharap program CSR seperti ini terus dikembangkan di wilayah Malang selatan yang masih banyak membutuhkan infrastruktur dasar. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam menutupi keterbatasan anggaran daerah.
“Seandainya memang ada CSR dari manapun, kalau bisa dideprogram yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Wilayah selatan khususnya masih banyak kebutuhan, karena memang APBD Kabupaten Malang terbatas. Ada sisi-sisi yang bisa diambil oleh CSR seperti BRI, dan pasti dijamin tepat sasaran serta dirasakan langsung manfaatnya seperti jembatan itu hingga hari ini,” tambahnya.
Jembatan yang diresmikan pada 5 Oktober 2021 oleh Bupati Malang Sanusi bersama jajaran manajemen BRI Regional Office Malang ini kini menjadi jalur vital yang memperlancar konektivitas dan mobilitas masyarakat dua desa. Pemerintah desa dan warga berharap jembatan ini terus dijaga agar manfaatnya tetap berkelanjutan dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....