Angka Kematian Bayi dan Ibu di Sikka Menurun

  • 19 Mar 2025 02:44 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende: Angka kematian bayi berhasil ditekan menjadi 3 per 1.000 kelahiran hidup, turun signifikan dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 9 per 1.000 kelahiran hidup. Sementara itu, angka kematian ibu juga menurun dari 69,1 per 100.000 kelahiran hidup pada 2023 menjadi 49,1 per 100.000 kelahiran hidup dengan hanya dua kasus.

Data ini disampaikan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang II Tahun Sidang 2024/2025 DPRD Kabupaten Sikka, Senin(17/3/2025). Bupati Yoris kemukakan Pemkab Sikka mencatat adanya penurunan angka kematian bayi dan ibu pada tahun 2024, menunjukkan peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut.

Keberhasilan ini, menurut JPYK, tidak lepas dari berbagai program peningkatan pelayanan kesehatan yang terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten Sikka telah mengoptimalkan pemerataan akses layanan kesehatan, meningkatkan jumlah tenaga medis yang berkompeten, serta memperbaiki infrastruktur kesehatan, termasuk rumah sakit dan puskesmas.

Selain itu, cakupan pelayanan persalinan yang ditangani oleh tenaga kesehatan juga meningkat, mencapai 99,71% pada tahun 2024, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 99,58%. Hal ini menunjukkan semakin banyak ibu hamil yang mendapatkan pendampingan medis dalam proses persalinan, sehingga risiko kematian dapat ditekan.

Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar tren positif ini dapat berlanjut. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dan masyarakat, diharapkan kesehatan ibu dan anak di Sikka semakin membaik di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....