BPS Catat Perkembangan Kunjungan Wisatawan Cirebon Agustus 2025

  • 23 Okt 2025 01:40 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat jumlah perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) ke Kota Cirebon pada Agustus 2025 mencapai 238,4 ribu perjalanan. Angka ini menurun 7,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya, namun meningkat 7,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Plt Kepala BPS Kota Cirebon, Ujang Mauludin, menjelaskan bahwa secara kumulatif dari Januari hingga Agustus 2025, jumlah perjalanan wisatawan Nusantara mencapai 2,01 juta perjalanan, atau meningkat 44,48 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. “Jika kita lihat dari grafiknya, tren perjalanan wisatawan Nusantara ke Kota Cirebon cenderung lebih tinggi pada Januari hingga Agustus,” ujarnya diikutip berita resmi statistik di Youtube BPS Kota Cirebon pada Rabu (1/10/2025).

Selain data kunjungan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Kota Cirebon pada Agustus 2025 tercatat 38,47 persen, turun 4,36 poin persen secara bulanan (month to month) dan menurun 7,5 poin persen secara tahunan (year on year).

Untuk hotel berbintang, TPK turun 5,16 poin persen dibandingkan bulan sebelumnya dan 10 poin persen dibandingkan tahun lalu. Sementara hotel nonbintang juga mengalami penurunan, yakni 2,60 poin persen secara bulanan dan 2,8 poin persen secara tahunan. “TPK hotel berbintang mencapai 45,95 persen, sedangkan hotel nonbintang sebesar 21,7 persen pada Agustus 2025,” katanya.

Rata-rata lama menginap tamu hotel di Kota Cirebon pada bulan yang sama juga menurun baik secara bulanan maupun tahunan, masing-masing sebesar 0,1 dan 0,3 poin persen. Untuk hotel berbintang, rata-rata lama menginap mencapai 1,37 hari, sedangkan hotel nonbintang 1,02 hari.

Ia menambahkan, berdasarkan sejumlah catatan peristiwa, Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya menarik minat wisatawan dengan memperkuat daya tarik budaya lokal. “Bangunan pemerintahan kini mulai diberi sentuhan budaya lokal, dan area Museum Topeng dengan lebih dari 100 koleksi juga menjadi sarana edukasi wisatawan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....