Kiper Cape Verde Kehilangan Privasi setelah Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026

  • 29 Sep 2026 20:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kehidupan kiper Timnas Tanjung Verde, Vozinha, berubah drastis setelah tampil gemilang pada Piala Dunia 2026. Melansir dari akun Instagram @vozinha1 pada Senin, 28 September 2026, penjaga gawang berusia 40 tahun itu justru mengaku ingin kembali menjalani kehidupan sebelum dirinya dikenal luas.

Vozinha menjadi salah satu kejutan pada Piala Dunia 2026 setelah tampil impresif dalam laga perdana Tanjung Verde menghadapi Spanyol. Ia mencatat tujuh penyelamatan saat kedua tim bermain imbang 0-0, sebelum Spanyol kemudian menjadi juara turnamen.

Penampilan tersebut turut membantu Tanjung Verde melangkah ke fase gugur dan membuat popularitas Vozinha meningkat tajam. Pengikut Instagram-nya yang sebelumnya sekitar 56 ribu melonjak menjadi lebih dari satu juta setelah pertandingan melawan Spanyol, salah satunya setelah penyiar Brasil CazeTV mengajak penonton mengikuti akun sang kiper.

Namun, popularitas tersebut ternyata membawa perubahan yang tidak selalu nyaman bagi Vozinha. Kepada The Observer, ia mengatakan kehilangan sebagian besar privasinya karena semakin sering dihampiri orang yang ingin berfoto, meminta tanda tangan, bahkan merekam dirinya ketika sedang berada di luar rumah.

Vozinha bahkan secara terbuka menyatakan lebih memilih kehidupan yang ia jalani sebelum terkenal. Dampak ketenaran itu juga dirasakan keluarganya di Tanjung Verde, termasuk ibunya yang disebut kerap didatangi pendukung untuk berfoto atau sekadar berbincang.

Di luar Timnas Tanjung Verde, Vozinha juga menjalani perubahan dalam karier klub setelah Piala Dunia 2026. Ia meninggalkan Chaves di Portugal dan bergabung dengan klub Chile, Colo-Colo, dengan kontrak yang berlaku hingga akhir 2026 serta opsi perpanjangan berdasarkan jumlah menit bermain.

Vozinha memang sempat mencatat beberapa clean sheet bersama Colo-Colo, tetapi juga mendapat sorotan karena sejumlah kesalahan. Salah satunya terjadi ketika Tanjung Verde kalah 1-3 dari Mali pada kualifikasi Piala Afrika 2027, saat kesalahan Vozinha dalam mengantisipasi bola berujung pada gol ketiga lawan yang kemudian disebut media Spanyol AS sebagai “golpe de realidad” atau pukulan kenyataan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....