Badai Cedera Juventus Berlanjut: Kamil Grabara Cedera ACL saat Sesi Latihan
- 20 Sep 2026 16:24 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Juventus sedang dihantam badai krisis cedera parah pada awal musim 2026/2027 ini, di mana sembilan pemain utama terpaksa masuk ruang perawatan. Terkini, jumlah tersebut kian bertambah dengan masuknya nama kiper anyar Juventus yang baru saja menjalani debut impresifnya kala menggilas NEC Nijmegen 5-0.
Kamil Grabara dikabarkan mengalami cedera ACL parah pada lutut kanannya saat sesi latihan, berita buruk bagi Juventus tersebut juga dikonfirmasi langsung oleh Juventus lewat situs resminya yang mengatakan, "Menyusul cedera keseleo pada lutut kanannya saat latihan sore ini (Sabtu 19 September 2026), Kamil Grabara menjalani pemeriksaan diagnostik di J|medical."
Penjelasan ringkas tersebut ditutup dengan langkah yang akan diambil Juventus dalam beberapa hari ke depan untuk sang penjaga gawang, "Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya robekan pada ligamen krusiat anterior di lutut kanannya. Sang pemain akan menjalani konsultasi ortopedi dalam beberapa hari ke depan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya."
Nama Grabara sendiri dalam beberapa hari terakhir mendapatkan pujian dari para penggemar Juventus atas penampilannya saat debutnya. Grabara mencatatkan clean sheet atau nirbobol dan menyumbang satu assist untuk gol pertama yang dicetak oleh Nico Gonzalez.
Ironisnya, hanya dua hari berselang setelah debut gemilangnya, ia mengalami salah tumpuan atau benturan di tempat latihan yang merusak ligamen lututnya pada sesi latihan. Juventus harus kehilangan pemain yang baru dibeli pada bursa transfer musim panas dari Wolfsburg.
Cedera Grabara secara otomatis hanya menyisakan dua penjaga gawang yaitu, Guglielmo Vicario dan kiper veteran Carlo Pinsoglio di dalam skuad Juventus. Manajemen Juventus dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi merekrut kiper baru berstatus tanpa klub atau free agent.
Mengingat waktu pemulihan cedera ACL sendiri memakan waktu 3 hingga 12 bulan, tergantung pada tingkat keparahan dan jenis pengobatan yang dijalani. Krisis paling krusial bagi Juventus terjadi di sektor gelandang dan lini serang, beberapa pilar penting bahkan harus absen hingga pergantian tahun. Kehilangan duet Thuram dan Locatelli secara bersamaan membuat lini tengah Juventus sangat rapuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....