Xavi Hernández, Arsitek Baru Tim Oranje

  • 13 Agt 2026 09:39 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernández, secara resmi ditunjuk sebagai manajer baru tim nasional sepak bola Belanda. Pria asal Spanyol berusia 46 tahun tersebut menyepakati kontrak jangka panjang untuk memimpin skuat Oranje hingga gelaran Piala Dunia 2030.

Dilansir dari The Guardian, Kamis 13 Agustus 2026, Xavi menggantikan posisi Ronald Koeman yang memutuskan mengundurkan diri dari kursi kepelatihan. Keputusan mundurnya Koeman terjadi menyusul kekalahan tragis Belanda dari Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sebagai pemain, Xavi memiliki rekam jejak mentereng dengan meraih trofi Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012 bersama Spanyol. Karier kepelatihannya dimulai di klub Qatar Al Sadd sebelum akhirnya sukses membawa Barcelona menjuarai La Liga pada tahun 2023.

"Saya menganggap hal ini sebagai sebuah kehormatan besar untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda," ungkap Xavi dalam pernyataan resminya. "Sebagai sosok yang menimba ilmu di akademi FC Barcelona dengan pengaruh kuat Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasa memiliki ikatan khusus dengan sepak bola Belanda," rilis Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB).

Penunjukan ini menandai kembalinya Xavi ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Barcelona pada tahun 2024 lalu. Menariknya, ia dulu mengambil alih kursi kepelatihan Barcelona pada November 2021 juga menggantikan sosok Ronald Koeman setelah mengemas 767 penampilan bersama klub tersebut.

Xavi memuji kebudayaan sepak bola Belanda yang berorientasi menyerang, mengandalkan penguasaan bola, serta menjunjung tinggi kreativitas dan gairah. Ia optimistis mampu meraih kemenangan dengan filosofi permainan indah karena Belanda memiliki fondasi serta potensi pemain yang sangat solid.

Sementara itu, mantan pelatih Liverpool Arne Slot memutuskan mundur dari pembicaraan kandidat pengganti Koeman karena masih ingin berfokus di level klub. Slot menegaskan kepada Voetbal International bahwa dirinya lebih menikmati rutinitas melatih pemain di lapangan setiap hari bersama klub daripada tim nasional.

Langkah penunjukan mantan bintang Barcelona untuk menangani tim nasional Belanda ini serupa dengan penunjukan Frank de Boer di masa lalu. Kedua juru taktik tersebut sama-sama membawa filosofi total football khas Catalan dan Belanda ke panggung sepak bola internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....