Rayo Vallecano Terusir akibat Ancaman Penyakit Legionnaires
- 30 Jul 2026 20:01 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Klub La Liga, Rayo Vallecano, dilarang melakoni pertandingan kandang di markas mereka dalam batas waktu yang belum ditentukan. Larangan yang turun kurang dari tiga pekan sebelum musim baru bergulir ini disebabkan oleh adanya ancaman infeksi penyakit Legionnaires bagi para pendukung.
Melansir dari BBC Sport, hak penyelenggaraan pertandingan di Estadio de Vallecas yang disewa dari pemerintah daerah Madrid tersebut terpaksa ditangguhkan setelah proses audit menemukan permasalahan serius terkait kesehatan dan keselamatan. Laporan resmi dari pemerintah menyebutkan tumpukan sampah, puing-puing, serta kerusakan instalasi listrik di dalam stadion memicu potensi wabah penyakit mematikan maupun bahaya kebakaran.
Penyakit Legionnaires sendiri dikenal sebagai penyakit infeksi paru-paru serius yang menyebar melalui percikan air yang telah terkontaminasi oleh bakteri. Bukti penelantaran stadion tersebut semakin kuat setelah media mengonfirmasi kebenaran foto-foto tumpukan kantong sampah di area lorong dan kantin yang dirilis oleh pemerintah daerah.
Kepala Dinas Olahraga, Budaya, dan Pariwisata Madrid, Mariano de Paco, mengungkapkan pihak klub terus mengabaikan permintaan untuk melakukan pemeliharaan serta gagal menjamin kualitas air. Pembiaran yang dianggap sudah tidak dapat ditoleransi tersebut memaksa pihak berwenang mengambil tindakan tegas berupa pengerjaan perbaikan darurat yang diperkirakan akan memakan waktu dua hingga enam bulan.
Upaya penyelesaian masalah ini juga terhambat karena pemerintah kesulitan menghubungi Presiden Rayo Vallecano, Raul Martin Presa, yang selama ini kerap dikritik akibat kegagalannya merawat dan memodernisasi klub. Keluhan tentang buruknya fasilitas sebenarnya sudah disuarakan oleh para pemain sejak musim lalu, mulai dari lapangan yang tidak layak dimainkan hingga ketiadaan fasilitas air panas di ruang ganti.
Meskipun pada awal musim lalu sempat tidak bisa memakai tempat latihan sendiri akibat masalah jamur, tim tersebut secara mengejutkan mampu menembus babak final Liga Konferensi UEFA sebelum akhirnya takluk dari Crystal Palace. Selain masalah infrastruktur olahraga, para penggemar Rayo Vallecano juga kerap harus mengantre berjam-jam di loket kecil akibat status mereka sebagai satu-satunya klub kasta atas Spanyol yang tidak memiliki situs web penjualan tiket.
Sebagai solusi perbaikan sarana, pemerintah daerah pada bulan lalu sebenarnya telah mengusulkan rencana renovasi stadion berdurasi dua tahun untuk membangun tribun baru dan meningkatkan kapasitas menjadi 18.500 penonton. Masalah kelayakan stadion ini bukanlah hal yang baru, terbukti saat mereka terpaksa menjamu Atletico Madrid di markas tim tetangga, Leganes, pada bulan Februari lalu akibat buruknya kondisi lapangan Vallecas.
Di tengah belum adanya kepastian mengenai lokasi markas alternatif untuk laga pembuka melawan Alaves pada 20 Agustus mendatang, pihak manajemen minggu lalu justru meluncurkan pembaruan tiket musiman dengan rata-rata kenaikan harga sebesar lima belas persen untuk penonton dewasa. Sebagai bentuk antisipasi atas penutupan stadion tersebut, pihak klub telah menyisipkan klausul yang menjamin pembeli tiket musiman akan mendapatkan lokasi duduk yang paling serupa di stadion pengganti nantinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....