Bupati Majalengka Ungkap Rencana BIJB Kertajati Kerjasama dengan Kemenhan
- 02 Okt 2026 15:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Kawasan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka berpotensi memasuki babak baru pengembangan industri dan ekonomi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan kerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI untuk mengembangkan kawasan tersebut, termasuk rencana masuknya PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengungkapkan, rencana itu dibahas dalam rapat pengembangan industri pertahanan di kawasan BIJB Kertajati bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menurut Eman, kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan Kemenhan RI direncanakan segera ditindaklanjuti.
Sejumlah kegiatan juga berpotensi dipindahkan ke kawasan Kertajati untuk meningkatkan aktivitas dan pemanfaatan kawasan bandara. "Alhamdulillah, rapat terkait rencana ke depan BIJB Kertajati. Pak Gubernur sepakat kawasan BIJB Kertajati di Kabupaten Majalengka dikerjasamakan dengan Kementerian Pertahanan. Ada beberapa kegiatan yang akan secepatnya ditarik ke sini setelah kerja sama dilakukan," ujar Eman, Jumat, 2 September 2026.
Selain pengembangan industri pertahanan, masuknya PT Dirgantara Indonesia beserta ekosistem bisnis turunannya menjadi salah satu rencana yang diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di Kertajati. Eman menyebut, rencana tersebut berpotensi membuka lapangan kerja bagi sekitar tiga ribu orang.
Kehadiran industri dirgantara juga diharapkan mendorong pertumbuhan usaha pendukung serta menciptakan efek ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan. "PT DI juga akan ditarik ke sini, berikut bisnis turunannya. Kurang lebih 3.000 orang akan bekerja," ucap Bupati Eman Suherman
Bagi Pemerintah Kabupaten Majalengka, pengembangan BIJB Kertajati tidak cukup hanya berorientasi pada fungsi kebandarudaraan. Kawasan tersebut diharapkan tumbuh menjadi pusat aktivitas industri dan ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Eman menilai, rentang waktu sekitar 10 tahun sejak pengembangan BIJB menjadi momentum evaluasi untuk melihat arah pertumbuhan kawasan tersebut. Karena itu, ia menyambut positif gagasan pengembangan yang disampaikan Gubernur Jawa Barat.
"Yang penting kawasan ini ramai dan berkembang. Saya mengapresiasi gagasan Pak Gubernur. Harapan kami, Majalengka semakin maju dan berkembang, sehingga bisa mengungkit ekonomi kerakyatan, meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan Majalengka Langkung SAE," katanya menegaskan.
Jika rencana kerja sama dan pengembangan industri tersebut terealisasi, BIJB Kertajati berpeluang memiliki peran ekonomi yang lebih luas. Peran tersebut mencakup aktivitas industri pertahanan dan dirgantara hingga penciptaan lapangan kerja serta tumbuhnya usaha masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....